Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Poskab Sapu Jagat Pusat Dan Pemerintah Sukabumi Bersinergi Dalam Wujudkan Swasembada Pangan Melalui FGD

by Gardatipikornews.com
20 Desember 2025 - 105 Views

Sukabumi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com --  Paguron Perguruan Poskab Sapu Jagat Pusat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Kemasyarakatan dalam Mendukung Pemerintah Mewujudkan Swasembada Pangan”. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan.

FGD tersebut dihadiri puluhan anggota Paguron Perguruan Poskab Sapu Jagat dan menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah serta kepolisian. Hadir sebagai pemateri antara lain Kabid Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota AKP Enita Dwi Cahyawaty, serta Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan dalam mewujudkan swasembada pangan, mulai dari keterbatasan lahan, perubahan iklim, persoalan distribusi pangan, hingga masih rendahnya partisipasi masyarakat. Dalam konteks tersebut, paguron dinilai memiliki peran strategis karena kedekatannya dengan masyarakat, baik sebagai agen sosialisasi kebijakan pemerintah, penggerak partisipasi publik, maupun jembatan Komunikasi antara pemerintah dan Masyarakat.


Ketua Umum Harian Perguruan Poskab Sapu Jagat Pusat, Ade Badar Anwari, menyampaikan bahwa FGD ini menjadi sarana edukasi sekaligus langkah awal membangun kolaborasi nyata antara paguron, pemerintah, dan aparat keamanan dalam mendukung ketahanan pangan.

“Acara hari ini adalah edukasi tentang masalah ketahanan pangan. Mudah-mudahan Perguruan Poskab Sapu Jagat bersama dinas terkait, dan alhamdulillah dibantu Polri beserta jajaran, mampu dan terus berkolaborasi untuk masyarakat, baik di wilayah kota maupun Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pihaknya berencana membentuk kelompok tani serta mengembangkan edukasi pertanian berbasis lahan.

“Ke depan, kami akan membentuk kelompok tani. Insyaallah, jika ada izin dan umur panjang, kami juga akan membuat edukasi pertanian dengan lahan yang rencananya dilaksanakan di Kecamatan Sukalarang,” tambah Ade.

Sementara itu, Kabid Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, mengapresiasi pelaksanaan FGD yang melibatkan paguron sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Saya sangat berterima kasih kepada panitia kegiatan ini. Swasembada pangan tidak bisa dilakukan oleh satu instansi atau kelompok saja, tetapi harus didukung oleh semua pihak, baik petani sebagai subjek pelaku, dinas pertanian, maupun paguron dan komunitas yang ada di Kabupaten Sukabumi,” jelas Deni.

Ia menegaskan, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terbuka terhadap paguron atau komunitas mana pun yang ingin berkontribusi dalam program swasembada pangan. Menurutnya, koordinasi dan konsultasi menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pertanian.

“Kami sangat terbuka. Apabila ada permasalahan pertanian, silakan konsultasi dengan BPP di kecamatan masing-masing. Kami juga memiliki UPTD, dan apabila belum teratasi, bisa langsung ke kantor Dinas Pertanian,” tuturnya.

Deni Ruslan juga memaparkan capaian Kabupaten Sukabumi di sektor pertanian, khususnya pada dua komoditas utama, yakni padi dan jagung.

" Alhamdulillah, untuk komoditas padi dan jagung, kami telah mendapatkan penghargaan dari kementerian sebagai peringkat satu peningkatan produksi padi dan jagung di Provinsi Jawa Barat, serta kontribusi terbesar kedua untuk produksi jagung se-Jawa Barat,” paparnya.

Melalui FGD ini, Paguron Perguruan Poskab Sapu Jagat berharap terbangun kesamaan visi dan pemahaman dengan pemerintah, terciptanya kerja sama berkelanjutan, serta meningkatnya peran aktif paguron dalam pemberdayaan masyarakat. Paguron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai fondasi ketahanan nasional.

Kami berharap kolaborasi yang terbangun tidak berhenti pada tataran protokoler semata, melainkan benar-benar terealisasi secara konkret dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Sukabumi.

( @Red@ksi.gtn.com**


Sebelumnya
Hilangnya Hati Nurani Pemangku Kebijakan Terhadap 518 Pegawai Honorer Pemprov NTB...
Selanjutnya
Tower BTS Milik PT. XL Axiata Tbk Dan PT.Protelindo Di Lambuya Kab.Konawe Akan Disegel Karena...

Berita Terkait :