Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

LAKI ( Laskar Antikorupsi Indonesia) Meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Menyerukan Bidan Desa di Jajarannya Untuk Menempati Pondok Bersalin Desa (Polindes)

by Gardatipikornews
14 September 2023 - 392 Views
Aceh Timur |

Gardatipikornews.com


- Ormas LAKI ( Laskar Antikorupsi Indonesia) meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyerukan Bidan Desa di jajarannya untuk menempati Pondok Bersalin Desa (Polindes) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ketua Laki Dpc Aceh Timur Saiful Anwar mengatakan, keberadaan Polindes di masing-masing desa selain sebagai pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama ibu dan anak, sekaligus menjadi tempat tinggal bidan yang bertugas di desa. “Kami ingin para bidan desa meningkatkan kinerjanya dengan memberikan pelayanan 24 jam di Polindesnya dalam rangka melayani kesehatan masyarakat desa, karena saat ini hampir di semua desa memiliki Polindes,” kata Ketua LAKI Saiful Anwar , Kamis (14/09/2023). Untuk itulah, pihaknya menekankan para bidan jangan suka meninggalkan Polindes, karena manakala sering tidak ada di tempat tugasnya pasti berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat desa. “Jika bidan tidak ada di Polindes tentunya masyarakat yang rugi, karena pasti kesulitan mendapat pelayanan kesehatan. Jadi para bidan harus berada di Polindesnya masing-masing agar siap setiap waktu untuk melayani masyarakat,” imbuh Saiful. Selain itu, Ketua Laki Dpc Aceh Timur meminta, para bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak hendaknya mampu menurunkan angka kematian bayi, meskipun angka kematiannya menurun selama lima tahun terkahir. “Menurunnya angka kematian bayi ini mengindikasikan keberhasilan pembangunan di bidang peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sehingga harus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang,” harapnya. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur , Saminan menambahkan, pihaknya melalui masing-masing Puskesmas untuk meningkatkan pengawasan para bidan di wilayahnya supaya berada di Polindes selama 24 jam. “Kami sudah melakukan pengawasan dan evaluasi untuk mengetahui kinerja para bidan di masing-masing desa, dan melalui Puskesmas memberikan penekanan apabila ada bidan desa di jajarannya yang meninggalkan Polindes,” pungkasnya.   ( @Red.gtn.com & Team )
Sebelumnya
Diduga Dinas Pendidikan Seolah Tutup Mata Terkait Dengan PKBM Fiktif di Kabupaten Lebak Provinsi...
Selanjutnya
Tingkatkan Profesionalisme Prajurit di Era Modern, Kasad Resmikan Gedung Wargaming System...

Berita Terkait :