Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ormas GRIBJAYA PAC Kecamatan Bayung Lencir Bersama PEMANGKU ADAT Adakan Pertemuan Dengan Pihak Perusahaan PT.MMJ Dan Dishub Provinsi Sumsel Terkait Dengan Angkutan Batu Bara

by Gardatipikornews.com
11 Februari 2026 - 127 Views

Sindang marga- Bayung lencir || Gardatipikornews.com --  Rabu 11 Februari 2026,Sebuah pertemuan penting yang diinisiasi oleh Ormas GRIBJAYA PAC Kecamatan Bayung Lencir kabupaten musi banyu asin telah berhasil mengumpulkan berbagai pihak terkait untuk menangani keluhan masyarakat mengenai penggunaan jalan umum oleh kendaraan angkutan batu bara.Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Pembina Adat Kabupaten Musi Banyu Asin Bapak Saripudin,perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan, serta tim manajemen dari PT MMJ.

Masyarakat wilayah Kecamatan Bayung Lencir telah lama mengajukan keluhan terkait kondisi jalan umum yang semakin rusak akibat beban berat kendaraan angkutan batu bara, selain adanya gangguan pada aktivitas masyarakat sehari-hari dan potensi bahaya lalu lintas.Selain itu, masyarakat juga mengusulkan agar angkutan batu bara menggunakan jalur khusus yang tidak mengganggu akses jalan umum.

Dalam kesempatan tersebut,Bapak Saripudin sebagai Ketua Pembina Adat menegaskan pentingnya penghormatan terhadap adat istiadat lokal serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Musi Banyu Asin.

“Kita menghargai kontribusi perusahaan dalam pembangunan daerah, namun tidak boleh mengorbankan kepentingan dan kenyamanan masyarakat. Perusahaan harus patuh pada aturan dan adat istiadat yang berlaku di wilayah ini, khususnya di Kecamatan Bayung Lencir,” tegasnya.

Merespons keluhan dan teguran tersebut, pihak PT MMJ menyampaikan komitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menyelesaikan masalah ini. Perwakilan PT MMJ menyatakan akan segera melakukan evaluasi terhadap sistem angkutan batu bara yang beroperasi di wilayah tersebut. Sementara itu, Dishub Provinsi Sumatera Selatan juga memberikan janji konkret untuk melakukan perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan aspal yang rusak akibat angkutan batu bara, serta akan melakukan penertiban terhadap lokasi pool-pool angkutan batu bara yang berada di pinggir jalan umum maupun sepanjang jalur lintas Palembang-Jambi.

“Kami akan menyusun rencana kerja terperinci untuk perbaikan jalan dan penataan pool angkutan, dengan target dapat segera diimplementasikan dalam waktu dekat. Kami berkomitmen untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat,” ujar perwakilan Dishub Sumatera Selatan.

Diharapkan dengan kerja sama yang sinergis antara semua pihak, permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat segera terselesaikan, sehingga jalan umum dapat kembali berfungsi dengan baik dan aktivitas angkutan batu bara dapat berjalan dengan lebih teratur serta tidak mengganggu lingkungan sekitar.


Pewarta : Arwani Kabiro GTN muba

 

 

Sebelumnya
Tangisan Sunyi Guru Honorer Paruh Waktu : Ketika Air Mata Menjadi Saksi...
Selanjutnya
Diminta Walikota Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., Dan Wakil Walikota Kota Bitung Randito Maringka...

Berita Terkait :