Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Rembuk Stunting Digelar Pemdes Pengasinan Kec. Gunungsindur Bersama Kades Dan Ketua TP. PKK Yeni Nuraeni Serta Kasi Penkes Kec. Gunungsindur

by Gardatipikornews.com
23 Juli 2026 - 22 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Kamis, 23 Juli 2026 Pemdes Pengasinan Kec. Gunungsindur Kab. Bogor melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang dihadiri Kepala Desa Nurholis, Sekdes Irvan Ruswandi, Ketua TP. PKK Desa Yeni Nuraeni, Kasi Penkes Sofi, Bidan Puskesmas, Bidan Desa, Kader Posyandu, Ketua Rt/Rw/Kadus.

Pengatur acara Sekdes Irvan Ruswandi membuka acara Rembuk Stunting: "Alhamdulillah pada kesempatan pagi hari ini kita bisa hadir memenuhi dari undangan pemerintah Desa Pengasinan, yaitu kegiatan rembuk stunting Desa Pengasinan yang memang biasa kita laksanakan di setiap tahunnya di tahun anggaran 2026 ini, supaya mungkin dari anak-anak dan ibu hamil yang ada di Desa Pengasinan. Dengan adanya kegiatan rembuk stunting ini, ya minimal bisa berkurang, apalagi bisa zero stunting ya, mudah-mudahan.

Salawat dan salam tidak lupa kita curahkan kepada baginda besar kita Nabi Muhammad SAW beserta para keluarganya, para sahabatnya, dan kita selalu umatnya yang dicintai oleh Allah swt."

Kepala Desa Nurholis kemudian memberikan sambutan dihadapan peserta sosialisasi Rembuk Stunting: "Banyak kegiatan-kegiatan yang bertubi, ada salah satunya, rembuk stunting, yang pagi ini memang tengah dilaksanakan. Tujuannya, kenapa kita selalu mengadakan rembuk stunting? Yang salah satunya kita untuk melakukan evaluasi.

Disinilah, kita merumuskan, merumuskan, salah satu kita musyawarahkan dan mungkin akan direncanakan. Ya, memang beberapa minggu ini, kami selaku kepala desa, juga salah satu tim penggerak posyandu, dan para kader, serta semua stakeholder yang ada. Untuk itu saya berharap dihari ini, mari kita bekerjasama, yang tujuannya mengurangi angka stunting di desa, terima kasih. Jangan sampai angka stunting kita semakin meningkat." ujar Nurholis.

Dan selanjutnya saya juga berterima kasih kepada Ibu Kasi Penkes, Ibu Bidan dan tim penggerak PKK, para kader, juga para stakeholder yang telah membantu masalah di desa kita."

Ketua BPD Desa Pengasinan Yudi Yudas: "Saat ini berbagai program pemerintah telah berjalan, termasuk program pemberian makan bergizi bagi anak-anak sekolah. Mudah-mudahan seluruh program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kita.

Namun demikian, keberhasilan penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu saya mengajak seluruh ketua RT, RW, kader Posyandu, dan BPD untuk aktif hadir dalam setiap kegiatan, melakukan pendampingan, serta bersama-sama mendata dan memperhatikan keluarga yang berisiko mengalami stunting di lingkungan masing-masing."

Kasi Penkes Kec. Gunungsindur, Sofi: "Untuk kasus gizi buruk di RW 07, alhamdulillah saat ini sudah mendapatkan penanganan dari Puskesmas dengan dukungan Kecamatan Gunung Sindur dan masih menjalani perawatan. Mudah-mudahan kondisinya segera membaik.

Selain pemberian PMT, kita juga harus memperhatikan kondisi keluarga dan sumber daya manusianya. Keberhasilan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada bantuan makanan, tetapi juga pada kepedulian keluarga dalam memberikan pola asuh, pola makan, dan pemantauan kesehatan anak.Untuk program PMT tahun ini, selain bagi anak stunting, juga diberikan kepada sasaran gizi kurang atau kekurangan energi kronis (KEK). Alhamdulillah, pelaksanaan program ini turut mendapat dukungan dari BUMDes sehingga dapat membantu pemenuhan kebutuhan program."

Pewarta: Agustion/Wahyudin/Revi

Sebelumnya
Diduga Ilegal, Teknisi Bisnis WiFi Tertangkap Tangan Pasang Kabel Di Tiang Listrik Desa...
Selanjutnya
GPSB Lombok Timur Soroti Redaksi STP PBB: Pemerintah Jangan Tiru Gaya...

Berita Terkait :