Tangerang | Gardatipikornews.com// Mencuatnya isu akan adanya dugaan bagi-bagi Cuan kepada beberapa oknum wartawan yang diduga kuat terjadi dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, untuk dapat memuluskan program-program pembangunan pada Alokasi Belanja Tambahan(ABT)diduga kuat bukanlah hisapan jempol semata.(Jumat,10/11/2023)
Pasalnya dari rekaman perbincangan yang terekam melalui saluran telepon seluler antara salah satu oknum yang diduga kuat sebagai salah satu pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dengan salah satu wartawan yang diterima oleh awak media ini,Diketahui adanya penawaran titipan yang disebut sebut berasal dari salah satu Kasie, untuk dirinya,sebagai kompensasi akan adanya penyelenggaraan pembangunan.
Perlu diketahui sebelumnya Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang tengah melaksanakan program-program pemerataan pembangunan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan siswi dibeberapa satuan pendidikan tingkat sekolah dasar baik itu SD maupun SMP melalui program Alokasi Belanja Tambahan(ABT).
Dari hasil penelusuran yang terus dilakukan oleh awak media ini,diketahui adanya isu dugaan bagi-bagi cuan yang semakin menguat yang diduga kuat dilakukan oleh salah satu oknum pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang,berinisial (Y)Yang nilainya bervariatif mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.
Menurut keterangan yang dihimpun dari salah satu narasumber media ini, mengatakan bahwa,beberapa waktu yang lalu dirinya mendapatkan telpon dari salah satu oknum pegawai Dinas Pendidikan berinisial(Y)yang menawarkan sejumlah titipan(Amplop red)kepada dirinya sebagai kompensasi akan adanya beberapa kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan di ABT ini.
"Iya kemaren ada yang telepon ke saya,salah satu oknum pegawai Dinas Pendidikan,intinya oknum itu mengatakan ada titipan dari pimpinannya saya gak tau itu siapa,yang saya tau ada titipan,kalo saya sieh iya iya aja,tapi gak saya ambil,Ucap salah satu narasumber yang pula merupakan salah satu wartawan kepada media ini.
Sementara itu saudara (Y) yang sebelumnya coba dikonfirmasi melalui sambungan via WhatsApp nya,Menepis isu akan adanya dugaan bagi-bagi cuan tersebut,Dirinyapun mengungkapkan ketidak tahuannya prihal isu yang berkembang.
"Kurang tau bang maaf,Gak tau sama sekali,malah ini baru tau dari berita ini.Ucap nya kepada awak media,(Rabu 08/11)
Ditempat yang berbeda Sekretaris Dinas Pendidikan yang coba dikonfirmasi dan di hubungi melalui Sambungan via WhatsApp beberapa waktu yang lalu,Hingga kini belum dapat memberikan keterangan apapun, kendati sambungan telepon sedang aktiv.
Berbagai pertanyaan pun muncul beriringan dengan semakin menguatnya isu dugaan bagi-bagi cuan terhadap beberapa oknum tersebut.
"Dari mana sumber cuan yang diduga dibagi bagikan tersebut ??
"Untuk apa hal tersebut di lakukan ??
Pertanyaan pertanyaan tersebut pun seakan masih terus menjadi misteri yang belum dapat terpecahkan,
Menguatnya isu dugaan bagi-bagi cuan tersebut pun mendapat kan perhatian khusus dari,Muhammad Tohir salah satu Aktivis yang sekaligus pula merupakan,Anggota Kepala,Lsm GPRUKK Kabupaten Tangerang.
Dirinya menuturkan andai informasi dugaan bagi-bagi cuan yang berkembang ditengah tengah masyarakat benar adanya maka patut dipertanyakan dari mana sumber cuan yang dibagi bagikan tersebut,dan untuk apa hal itu dilakukan.
Iapun mengatakan seharusnya Dinas Pendidikan bisa lebih fokus kepada tugas-tugas pokok,untuk bagaimana dapat membangun dan meningkatkan mentalitas anak bangsa,
"Isu isu ini tentunya sangat memprihatikan sekali,seharusnya Dinas Pendidikan bisa lebih fokus bagai mana dapat membangun dan meningkatkan mentalitas anak bangsa,bukan malah sebaliknya sibuk urusi pembangunan dan proyek-proyek, tentunya ini harus segera diperbaiki, Ketus Tohir.
Hingga berita ini kembali diterbitkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang,belum berhasil ditemui dan dikonfirmasi untuk pemberitaan lebih lanjut.
Sumber : Harian Metrodeadline
Reporter : Arul/Team