Bogor || Gardatipikornews.com -- Untuk melestarikan seni budaya tradisional, Sabtu 31 Januari KPSTI (Komunitas Pencak Silat Tradisi Indonesia) Kec. Ciseeng, merupakan wadah yang berfokus pada pelestarian dan pengembangan seni bela diri tradisional asli Nusantara. Organisasi KSPTI tingkat Kec. Ciseeng ini menyelenggarakan kegiatan lomba pencak silat. Dengan motto: "Mari jadikan pencak silat tradisi sebagai aktivitas gerak tubuh yang paling diminati oleh kaum milenial". Didukung oleh Forkopimcam Kec. Ciseeng, ormas Satria Banten Dpac. Ciseeng (Ketua Mulyadi), Knpi, Karang Taruna, ormas Bppkb serta yang lainnya.
Hadir sejak pagi Tim Panitia yang sibuk mengatur segala sesuatunya untuk menyambut para undangan yang merupakan kontingen dari wilayah se Jabodetabek seperti Persatuan Pencak Silat: Kotek Parung, Kilat Buana (Rodi Pitung & Mansyur), Cempaka Putih, Dharma Budaya Dramaga, JIB, Dharma Budaya Tangerang, Gagak Lumayung, Pasanggrahan Gerak Kaulinan Sabandar, Mustika Siliwangi, Pustaka Sunda, Macan Betawi. Dan kegiatan lomba pencak silat tradisi KSPTI dihadiri juga oleh Ketum H. Mahfudz Abdurrrahman S.Sos yang juga anggota dewan dan mantan Camat Parung H. Daswara Sulanjana.

Camat Ciseeng Subhi SH M.Si hadir disambut dengan aksi palang pintu yang tampak begitu antusias ditonton masyarakat yang hadir di halaman Kantor Kec. Ciseeng, kemudian aksi pemasangan petasan yang dipegang langsung oleh salah satu anggota KSPTI.
Subhi SH M.Si yang hadir sedikit terlambat karena belakangan ini super sibuk dengan berbagai kegiatan menuturkan bahwa dirinya sangat mendukung pelestarian budaya tradisi. Karena bilamana tidak diangkat, tidak mustahil akan dilupakan generasi muda.
Seiring dengan sambutannya Camat Subhi SH M.Si dengan mengucapkan bismillah membuka secara resmi kegiatan Lomba Pencak Silat Tradisi KSPTI Tingkat Kab. Bogor yang digelar di Kec. Ciseeng.
Lomba Pencak Silat Tradisi yang dilaksanakan KSPTI juga menyuguhkan tarian tradisional indah dilihat dan dipersembahkan oleh penari muda berbakat dan patut untuk dikembangkan lebih lanjut.
Ketua Umum KPSTI H. Mahfudz Abdurrahman S.Sos memberikan sambutan di hadapan para undangan yang sebagian besar adalah anggota KPSTI dan mantan Camat Parung H. Daswara Sulanjana sebagai salah satu tokoh pencak silat di Kab. Bogor. H. Mahfudz menuturkan kalau KPSTI telah terbentuk di beberapa kota dan provinsi di Indonesia, dan beliau belakangan ini sibuk dengan peresmian/pelantikan beberapa pengurus daerah.
Sekretaris Panitia giat Lomba Pencak Silat KPSTI Kab. Bogor, Ilyash, menuturkan kepada awak GTN bahwa dirinya dan pengurus KPSTI lainnya di tingkat Kab. Bogor siap dan bersemangat untuk mengangkat pencak silat tradisional agar tetap diingat dan dikenal oleh masyarakat Indonesia. Ia lakukan dengan ikhlas demi pencak silat tetap eksis, dan bila tidak ia lakukan sangat dikhawatirkan seni pencak silat tradisional ini akan tergerus zaman punah, atau diakui oleh negara lain.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar