Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Dua Pelajar Sekolah Tingkat Menengah Pertama Meninggal Dunia Akibat Terjangan Keras Oleh Pelajar SMP Lain

by Gardatipikornews
12 September 2023 - 513 Views
Cianjur |

Gardatipikornews.com


-  Terjadi tragedi memilukan di Kampung Bojong Kasih, Desa Bojong Larang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur.Selasa  12 /09/22. Dua pelajar MTs (Madrasah Tsanawiyah) yang tak bersalah meninggal dunia setelah terlibat dalam insiden tragis saat berkendara menggunakan sepeda motor dengan kejadian ini diduga sebagai akibat dari permusuhan antar sekolah. Menurut sumber-sumber atau saksi mata kecelakaan maut ini terjadi didepan pom mini setempat Dua pelajar MTs yang menjadi korban keduanya berusia sekitar 14 tahun mereka sedang dalam perjalanan pulang setelah selesai mengikuti aktivitas sekolah. Dalam penyelidikan menyebutkan bahwa bentrokan berawal dari pertemuan tak terduga antara pelajar MTs dan seorang pelajar SMP , yang juga berusia sekitar 14 tahun bentrokan ini kemudian berujung pada tindakan kekerasan fisik, dimana anak SMP ini diduga pelaku mengejar motor korban dan menendang sepeda motornya yang dikendarai oleh Korban. Akibat tindakan kekerasan tersebut kendaraan bermotor terguling dan menyebabkan cedera serius di bagian kepala. dan korban segera dilarikan ke pusat kesehatan terdekat, namun sayangnya, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan keduanya dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang parah. Pihak berwenang setempat telah mengambil tindakan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini dan menangkapnya. Orang tua dan keluarga korban tengah berduka mendalam atas kehilangan yang tragis ini. Kejadian ini harus menjadi himbauan dan perhatian serius bagi sekolah maupun orang tua agar konflik antar pelajar tidak terjadi lagi keprihatinan atas masalah permusuhan antar sekolah di wilayah tersebut.   ( @Syam.Gtn.com )
Sebelumnya
Dengan Adanya Dugaan Mark'uf Jumlah Siswa di SMAN 1 Malingping Kepala Wilayah  KCD di Kabupqten...
Selanjutnya
Warga keluhkan Proyek PDAM Yang Tidak Memenuhi Standard...

Berita Terkait :