Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Usai Dilaksanakan, Berikut Keterangan Kasatlantas Polres Sukabumi Kota Terkait Operasi Patuh Lodaya

by Gardatipikornews
27 Juni 2022 - 528 Views
Sukabumi, Jawa Barat | Gardatipikornews.com - Operasi Patuh Lodaya 2022 tingkat Polres Sukabumi Kota resmi berakhir, berikut keterangan Kasatlantas Polres Sukabumi Kota AKP Tejo Reno Indratno, Senin (27/06/2022). "Operasi Patuh Lodaya 2022 tingkat Polres Sukabumi Kota digelar mulai tanggal 13 Juni hingga 26 Juni 2022 kemarin. Selama kegiatan berlangsung, tidak ada sanksi penilangan yang dilakukan," tutur Reno kepada awak media. Lanjutnya, tujuan diadakannya Operasi Patuh Lodaya 2022 adalah, untuk lebih mengedukasi kembali para pengguna kendaraan bermotor, agar lebih patuh dalam berkendara. "Kami dari Jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota lebih mengedepankan tindakan preventif dan preemtif," tegasnya. Masih menurut Reno, kegiatan tersebut dilakukan di beberapa titik yang berada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, yang disinyalir menjadi titik terjadinya pelanggaran lalu lintas. "Kami memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara yang kedapatan melanggar. Jadi tidak ada tindakan penilangan," jelasnya. Dirinya juga menghimbau, kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor, agar selalu mengikuti aturan keselamatan dalam berkendara yang berlaku. "Kami mengimbau, kepada para pengendara kendaraan bermotor, untuk selalu membudayakan keselamatan dalam berlalu lintas. Utamakan keselamatan, dibandingkan kecepatan," bebernya. "Terkait himbauan untuk menggunakan penutup kaki, itu dimaksudkan agar lebih safety kembali, khususnya bagi pengendara roda dua. Jadi tidak ada penilangan pengendara sepeda motor yang menggunakan sandal, melainkan lebih kepada faktor keselamatan saja," pungkasnya. (

Humas | Taji.Red@ksi.gtn.com


)
Sebelumnya
Kapolda Sumsel Ikuti Lauching Rumah Kebangsaan Oleh Kapolri Dengan OKP Cipayung Plus Secara...
Selanjutnya
Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Buaya Karangnunggal, Diduga Kangkangi UU KIP Dan Jadi Bancakan...

Berita Terkait :