Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Sungguh Memalukan PEMDES NEGLASARI Kecamtan Purabaya Diduga Masih Berhutang Matrial Jenis Batu Sewaktu Pelaksanaan Dana Desa TAHUN 2020

by Gardatipikornews
27 Juli 2022 - 728 Views
Sukabumi, Jawa Barat | Gardatipikornews.com - Pemerintah pusat telah menggelotorkan bantuan , salah satu untuk Dana Desa / ADD tetapi sungguh sangat memalukan Pemdes Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi - Jawa barat. Bagaimana tidak dari tahun 2020 bahkan sebelum covid 19 melanda Indonesa, Desa Neglasari di bawah pimpinan Kepala Desa yaitu " LR " melaksanakan pembangunan Jalan yaitu di Kampung Cileungsir dan Kampung Cirapikan. Mirisnya ketika awak media mendapatkan telepon dan pesan singkat Whatsapp dari suplayer bahan material batu dari wilayah Kecamatan Pabuaran yang berinisial " AL " beliau menuturkan bawasannya masih ada 3 Truk engkel yang belum dibayar oleh Pemdes Neglasari dan kurang lebih besarnya di kisaran Rp. 2 000,000 ,dan AL meminta untuk menanyakan ke inisial Adik salah satu Perangkat Desa yang menurut AL waktu itu sebagai penerima barang di lokasi pembangunan tersebut.Ungkapnya. Ini menjadi sorotan awak media diduga Desa Neglasari masih punya utang piutang, berangkat ke rumah Adik untuk konfirmasi,karena bukan hal nilainya yang menarik karena kita ini bukan debtcolektor, Tapi Anggaran Dana Desa ( DD ) Tahun 2020 nya,karena jika kita pelajari sebelum pengerjaan dari pihak Desa melaksana kan Musdus sampai Musdes maka telahir RKP dan dituangkan ke RAB. "Tapi kenapa masih ada tunggakan sampai tahun 2022 sekarang ini sudah lebih dari dua tahun,entah kemana dan siapa yang akan ber tanggung jawab atas hutang Pemdes Neglasari ini. Ketika diwawancarai awak media di Rumah nya Adik di Kampung Ciputat, Desa Neglasari Dan di tanyakan di tahun 2020 itu sedang pelaksanaan pembangunan apa di kampung Cilengsir dan Cirapikan itu, sedang pelaksanaan kegiatan apa,dan sumber anggarannya dari mana apakah dari BANGUB / BANPROV atau Dari Anggaran Dana Desa ? Adik pun menjawab " Pada sedang pelaksanaan pembangunan pengaspalan jalan Kampung Cileungsir dan Kampung Cirapikan sumber anggaran Dana Desa ,ketika di tanya apakah batu yang tiga 3 truck engkel itu di pakai atau di pasangkan..? Adik menjawab " iya di pakai karena sudah sampai dilokasi tutur Adik,tapi ini bukan hutang saya ucap Adik.Tapi saya berjanji akan membayarnya namun belum ada dananya dan saya harus ngobrol dulu sama beliau,yaitu kepala Desa . Selanjutnya Adik pun ngambil hand phone dan langsung menelepon AL suplier material batu tersebut,dan awak media pun mendengarkan percakapan nya karena jarak yang dekat berhadapan dan hp Adik di loodspeker,dan dalam percakapannya dijelaskan lebih detail oleh AL yang satu engkel kiriman ke Kampung Cilengsir, dan yang dua engkel lagi kiriman ke Kampung Cirapikan tutur AL,dan adik pun meng iya kannya dan berjanji akan membayar nya. Tapi di hari selasa tanggal 25 juli 2020 ada hal yang nyeleneh oleh Adik via pesan singkat whatsapp,kepada awak media "kang hutang mah pasti di bayar " dan itu hutang bukan hutang anggaran Desa . lalu hutang siapa ? karena sebelumnya Adik menyebut itu bukan hutang saya, itulah yang menjadi pertanyaan lalu siapa yang punya hutang? Hendaknya kepada insfektorat Kabupaten Sukabumi,kejaksaan,dan APH cepat tanggap dan turun ke lapangan guna untuk AUDIT Dana Desa Neglasari Kecamatan Purabaya Kabupaten sukabumi - jawa barat . Ditempat terpisah wartawan mencoba menghubungi kepala Desa Neglasari " LR " lewat tlp tetapi tidak di angkat di Wa/chat pun tak di blz padahal awak media mau konfirmasi,terkait ada temuan dilapangan supaya berita kami berimbang tetapi kades tidak mau mengangkat tlpn ,yang duga masih banyak hal yang lain nya, sejak kepemimpinan LR sebagai Kepala Deda , kami mohonkepada Bapak Bupati Sukabumi Kejasaan kab sukabumi Tipokor kabupaten sukabumi Insfektorat kabupaten sukabumi kepada di dinas yang terkait kami mohon secepat nya turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan jangan terlena dengan seorang Kepala Desa yang akan merusak citra Kabupaten Sukabumi DPMD Kab.sukabumi (

Team Yayan / Yopi | Red@ksi.gtn.com


)
Sebelumnya
Pelaksanaan Tes Substantif PPG Prajabatan LPTK Universitas Hamzanwadi Berjalan...
Selanjutnya
Mangrove, masa depan dunia.lindungi kerusakan...

Berita Terkait :