Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polri Seriusi Kematian Pengusaha Luxemburg, Kabareskrim : Saya Perintahkan Wasidik Gelar Perkara

by Gardatipikornews
08 April 2023 - 910 Views
Jakarta] Gardatipikornews.com//  Kepada Awak Media, Kabareskrim Polri Komjen Pol.Drs H. Agus Adrianto SH.MH, Jumat (7/4) mengatakan bahwa pihaknya memerintahkan Kepala Biro Pengawas Penyidikan (Wasidik) Polri untuk melakukan Gelar Perkara terkait Kematian dan Dugaan Penggelapan milik Almarhum Joseph Lois Spartz Warga Negara Asing (WNA) Luxemburg. " Saya Perintahkan Karo Wasidik Polri, untuk dilakukan Gelar Perkara terhadap Kematian WNA tersebut, agar mendapatkan kepastian hukum,"tegas orang nomor satu di Bareskrim Tersebut. Dia juga mengatakan , bahwa sebelumnya dirinya telah lakukan Atensi Perkara ini untuk ditangani serius oleh pihak Dirtipidum Polri terkait hal tersebut. " Keluarga Korban sudah bertemu dengan Sibdit III Dirtipidum, tinggal kita lihat perkembangannya seperti apa," tegasnya. Diketahui Bahwa Almarhum Joseph Lois Spartz (JLS) merupakan Salah Satu Pengusaha WNA Luxemburg, yang memiliki usahanya di Indonesia. Dimana Kematian dan Aset Almarhum JSL yang mencapai Triliun tersebut dikuasai orang lain. Bukan itu saja Keluarga JSL mempertanyakan pemindahan buku uang sejumlah Rp. 300 Miliyaran. Dikonfirmasi Pengacara Keluarga JSL , Agus Flores, mengatakan bahwa keluarganya keberatan terhadap kematian Pamannya, bahkan minta di visum kembali. " Sayangnya Almarhum JSL, di Kremasi , sehingga sulit dilakukan visum kembali," tegas Agus. Sehingga berharap pihak Kepolisian dapat mengungkapkan kasus ini.   Pewarta : Arul@gtn
Sebelumnya
Wakapolres Kota Sukabumi Hadiri Malam Nuzulul...
Selanjutnya
Ucapan Terima Kasih Kapolsek Peringgabaya Kepada Masyarakat atas Situasi Kamtibmas Kondusif Selama...

Berita Terkait :