Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Pembanguna Jalan Desa Banyuresmi kecamatan Cigudeng Diduga Asal Jadi

by Gardatipikornews
26 Juni 2022 - 512 Views
BOGOR |Gardatipikornews.com - Pemerintah daerah Kabupaten Bogor melalui program yang di gulirkan Bupati Kabupaten Bogor Hajjah Ade Yasin yaitu SAMISADE ( Satu Milyar Satu Desa) berharap agar pembangunan jalan melalui program Samisade bisa efektif, berdaya guna dan bisa mendongkrak perekonomian desa serta berkualitas baik dan tahan lama untuk kepentingan masyarakat banyak . Namun nyatanya tidak seperti apa yang di harapkan oleh pemerintah desa Banyuresmi, kecamatan cigudeng, kabupaten Bogor. Dari hasil investigasi wartawan serta beberapa sumber yang kita temui dan tidak mau di sebut namaya pun mengatakan" kurang lebih satu tahun jalan tersebut di bangun melalui program SAMISADE ( Satu Milyar Satu Desa) dengan menggunakan Hotmix di wilayah sitempuan RT 2 RW 9 desa Banyuresmi diduga tidak sesuai spek pembangunan,pasalnya bagunan Hotmix tersebut sudah cepat ruksak dan mengelupas." Ujarnya "Aneh nya lagi pembangunan tersebut tidak melibatkan warga dan RT RW setempat.dan parah nya lagi selama covid-19 tahun lalu kepala desa setempat tidak pernah masuk kantor desa.sampai selama dua bulan,tapi sekarang ini sih masih mending mulai aktif lagi meskipun seminggu tiga kali mulai masuk kantor desa." Terangnya Menurut Jajang Nurjaman dari Center For Budget Analysis (CBA) menuturkan.Dari awal, program SAMISADE ini memang bermasalah. Bantuan SAMISADE mirip-mirip dana hibah, tidak seperti mata anggaran kegiatan lainnya, dana SAMISADE rawan diselewengkan. "Pertama soal payung hukum sampai petunjuk teknis penggunaan anggaran tidak jelas, jadi yang menerima bantuan bisa menggunakan anggaran seenaknya karena pengawasan yang lemah." Tegasnya Lebih lanjut ia menegaskan."Contoh kasus di atas sebagai bukti permasalahan program ini. SAMISADE tidak lebih dari program politis pencitraan Ade Yasin yang jelas orangnya bermasalah." Terangnya CBA meminta APH melakukan pemeriksaan terkait program bantuan ini, karena diduga banyak dana SAMISADE yang sudah digelontorkan bermasalah di lapangan.(Red@ksi)
Sebelumnya
Ketum Mapan : Perayaan HANI Sebatas Evoria Setiap Tahunnya, 2 INPRES Seperti Di...
Selanjutnya
Personil Koramil 0621-22/Parung Monitor Operasi PPKM Di Pasar Ikan Desa Waru Parung Berjalan...

Berita Terkait :