Tangerang] Gardatipikornews.com - Misterius"mungkin kata tersebut pantas di sematkan didalam pelaksanaan Proyek Paving Block Perum Permata Rt 007/001Desa Saga Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang-Banten,yang saat ini tengah dikerjakan.(Senin 25/09/2023)
Minimnya informasi prihal plaksanaan proyek paving block itu sendiri tentunya menimbulkan pertanyaan besar dikalangan masyarakat aktivis dan para penggiat sosial yang ada di seputar wilayah Kabupaten Tangerang,
Berbagai dugaan muncul beriringan dengan tidak terdapatnya sarana informasi publik yang tersedia dilokasi kegiatan,Hal tersebut dikatakan Nurdin salah satu Aktivis yang sekaligus merupakan Anggota Investigasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP )Lsm GPRUKK
Dirinya menduga ada yang tidak beres didalam plaksanaan proyek tersebut mulai dari tidak adanya papan informasi sampai pada proses pengerjaan yang dinilai menyimpang dari RAB dan sangat berpotensi dapat merugikan keuangan negara apabila dibiarkan
"Ada yang gak beres didalam proyek tersebut,papan informasi tidak tersedia proses pengerjaan nyapun terlihat asal asalan tidak terdapat pengamparan aggregat,amparan abu batu sangat tipis,belum lagi jenis ukuran kasteen yang diduga kuat sangat menyimpang dari RAB.
Ia pun menegaskan bahwa Dinas terkait harus segera melakukan evaluasi dan pembongkaran kontruksi baru dalam plaksanaan proyek tersebut.
"Proyek itu terkesan dikerjakan asal jadi dan syarat dengan kecurangan,secepetnya saya akan telusuri dari mana asala proyek tersebut,jika melihat Spek pekerjaan nya itu merupakan kegiatan proyek yang di kelola oleh Dinas Perkim Provinsi-Banten.
Belum tuntas prihal informasi,lagi-lagi kejanggalan demi kejanggalan nampak kembali terlihat dengan tidak terdapat nya penerapan Standar Menejemen K3(SM-K3)yang tentunya didalam setiap plaksanaan kegiatan kontruksi hal tersebut wajib di laksanakan.
Sementara itu para pekerja yang coba di konfirmasi enggan memberika pernyataan dengan lagsung mengatakan ketidak tahuan nya.
Hingga sampai saat ini pelaksanaan proyek paving block tersebut terus berlangsung dan masih menyisakan misteri,belum dapat di ketahui secara pasti berapa besaran anggaran yang di gelontorkan serta perusahaan mana yang mengerjakan kegiatan tersebut.
(Reporter: Arul)