Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pendidikan - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH Cuci Pataka Jelang Hari Bhayangkara ke-76

by Gardatipikornews
22 Juni 2022 - 882 Views
Palembang | Gardatipikornews.com - Kepolisian Daerah Sumsel menggelar Upacara Pencucian Pataka, yakni mencuci panji-panji Korps Bhayangkara, upacara tersebut menjadi tradisi wajib sebelum peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli. Upacara Pencucian Pataka merupakan upacara pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata tersebut berlangsung dilantai 7 gedung Presisi Mapolda Sumsel KM 3,5 Palembang, Rabu 22 Juni 2022. Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi,MM menjelaskan Pataka Polda Sumsel merupakan simbol Polda Sumsel dengan nama "Atidhira Wira Bhakti”. Atidhira artinya Percaya diri memimpin berwibawa yang baik, dan Sarana, alat, sedangkan Wira Bhakti artinya sarana berbuat baik dalam kehidupan. Supriadi menambahkan masih ditemukan Personel Polda Sumsel belum memahami makna Pataka Polda Sumsel yang merupakan simbol Kesatuan Polda Sumsel bahkan tidak mengetahui nama dari Pataka Polda Sumsel tersebut," jelas Kombes Pol Drs Supriadi,MM Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH pimpin Upacara Pencucian Pataka Jelang Hari Bhayangkara ke-76,diikuti Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan,SIK,SH,MH dan PJU Polda Sumsel Menurut Supriadi pencucian pataka tersebut menjadi pedoman dan semangat untuk setiap insan Polri agar tetap memegang teguh kebenaran, melaksanakan tugas pokok melindungi, mengayomi, melayani dan menegakkan hukum serta mewujudkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Supriadi menegaskan agar seluruh personel mengetahui nama pataka Polda Sumsel dan mengetahui makna dari Pataka tersebut. "Menghormati Pataka Polda Sumsel bukan dengan cara mengsakralkannya, namun dengan mengimplementasikan nama dari Pataka Polda Sumsel “ Athidhira Wira Bhakti ” sebagai motivasi," Personel kita dilapangan tutupnya',".

Pewarta : DONY


Sebelumnya
Satu Direktur dan Dua Kapolres di Sulteng...
Selanjutnya
Tambang Inkonvesional Di Jalan Keramat Belo Laut Kawasan Pesisir Pantai Sangat...

Berita Terkait :