Gorontalo| Gardatipikornews.com// Personil Basarnas Provinsi Gorontalo melakukan pencarian Kapal Cepat Expres yang mengalami kecelakaan (mati mesin), dari hasil keterangan Kepala Basarnas Provinsi Gotontalo Heriyanto pada hari Senin pekul 19.15 wita, bahwa yang mana Basarnas Provinsi Gorontalo menerima info dari Nahkoda Kapal Expers Priscillia 88 bahwa telah terjadi kecelakaan (mati mesin) di perairan Teluk Tomini".
"Menurut Kepala Basarnas Heriyanto Kapal Cepat Priscilia 88 bermuatan penumpang sebanyak 85 orang telah dulaporankan kepada kami sehinggah Basarnar Provinsi Gorontalo sigap dan menerjunkan personil dengan mengunakan Kapal penyelamatan 216 serta membawa peralatan lainya".
Ia menceritakan kronologis kejadian pada hari senin tanggal 14 Februari 2023 pukul 14.00 wita Kapal cepat belayar menuju pagimana Sulawesi Tenga dengan jumblah penumpang 85 orang dan pada pukul 19.15 wita menerima laporan kejadian tersebut di kantor Basarnas Gorontalo aksi cepat dengan menurunkan personil serta membawa peralatan jaket, peralatan medis, apa bila ada penumpang yang butuh penanganan medis, ungkapnya.
Cuaca di lokasih berombak satu hinga setengah meter, samapi saat ini belum terkomonikasih terkait kapal cepat tersebut .....kami masih mengkonfir masi dengan pihak sahbandar pagimana yang juga turun melakukan aksi pertolongan dengan personil anggota Polsek Pagimana ungkapnya.
Berita ini dilansir hasil konfirmasi kami kepada salah satu petugas sahbandar pagimana melalui via ponsel, pihak Sahbandar dan Kapolsek pagimana terjun langsung dengan mengunakan Kapal Tol Laut dan di perkirakan tempat kejadian kurang lebih 6 jam sampai di tempat kejadian dan rencana akan di tarik ke pelabuhan pagimana.
"Hal terpisah disampaikan Basarnas Provinsi Gorontalo (14/2/2023) bahwa tadi malam Kapal SAR Gorontalo lebih dahulu menemukan Kapal tersebut, tetapi dkrenakan faktor cuaca buruk maka Kapal SAR tidak bisa mendekati Kapal Cepat tersebut sampai dengan menunggu KM Sabuk Nusantara 59 tiba kemudian langsung melakukan evakuasi Kapal beserta penumpang Kapal".
Lanjutnya Kapal Priscilia 88 tidak jadi di tarik ke Pagimana di karenakan Kapal hanyut lebih dekat ke gorontalo ungkapnya, Kapal cepat di tarik oleh KM Sabuk Nusantara 59 ke gorontalo pada jam 5 subuh tadi dan juga cuaca tidak mendukung untuk evakuasi penumpang dikarenakan ombak dan angin sehingga kapal di tarik degan penumpang tetap di dalam kapal cepat, tutupnya.
Liputan Hendra Uloli.
Pewarta Nakir Sulina.