Gardatipikornews.com
- Lagi lagi di musim penghujan di bulan februari ini memyebabkan luapan sungai dan mengakibatkan banjir di beberapa kampung di wilayah kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi Jawa Barat Salah satu yang paling sering terdampak banjir yaitu di wilayah desa Purabaya,yaitu jalan raya Muara Cicukang lumpuh total semua kendaraan tidak bisa lewat baik itu kendaraan roda dua atau pun roda empat,adapun yang memaksa lewat menerobos genangan air seperti kendaraan roda dua dan akhirnya mati mesin di tengah genangan banjir akhirnya masuk bengkel.
Menurut Yanto P2BK kecamatan Purabaya ketika di wawancarai awak media pada selasa 27/02/2024 jam 17,00 di lokasi banjir Yanto menuturkan bawasannya banjir yang disebabkan oleh luapan sungai Cimerang dan sungai Cibening dan bermuara dikampung Muara desa Purabaya ini terjadi yang ke tiga (3) kalinya
Adapun yang terdampak dan kerugian sawah dan perkebunan sayur milik warga mungkin ada beberapa hektar yang kemungkinan gagal panen dan pemukiman yang sering terendam yaitu kampung Bojongkopi desa Purabaya kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Dan ketika di tanya apakah ada jalan Alternatif yang efektip Yanto menuturkan kalau kendaraan roda dua masih bisa,yaitu melewati kampung ancol desa Citamiang namun untuk kendaraan roda empat kemungkinan tidak bisa sebab akses jalan nya cukup extream apalagi kendaraan truck roda enam bermuatan tonase berat sangat tidak mungkin takut terjadi hal hal yang tidak di inginkan tuturnya
Da masih akibat intensitas hujan sangat tinggi satu bangunan mushola SDN Cisarua roboh yang pada saat hujan dan banjir minggu minggu yang lalu mushols yersebut sudah hampir roboh bahkan sebagian sudah roboh dan sangat rentan,dan pada hujan hari ini selasa 27/02/2024 roboh akibat hujan yang lebat.
Saat awak media memantau lokasi Robohnya mushola SDN Cisarua disitu sudah ada dari pihak kecamatan Purabaya yang memantau di lokasi ,dan beliau langsung menghubungi kepala sekolah SDN Cisarua TATANG untuk menghimbau supaya Ruang kelas yang sangat rapat dengan mushola supaya dltidak di pergunakan proses belajar mengajar,kepala sekolah memberikan jawaban bahwa sejak hujan pertama yang mengakibatkan TPT sekolah mulai Ambrol semua murid yang ada di kelas itu sudah di pindahkan ke kelas yang lain untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan pungkas Tatang selaku kepala sekolah SDN Cisarua
Pewarta : @mardi GTN