Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

DPP RAJAWALI Angkat Bicara : "Gubernur Kalbar Cederai Marwah Jurnalis, Dengan Pernyataan Yang Menghina"

by Gardatipikornews.com
11 Agustus 2025 - 100 Views

Pontianak || Gardatipikornews.com -- Ketua Umum Rangkulan Jajanan Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI), HAdysa Prana, mengecam keras pernyataan Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., yang melabeli sebagian media online sebagai “wartawan bodrex” dalam perayaan HUT ke-6 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Jumat (8/8/2025). Ucapan tersebut dinilai tidak pantas keluar dari pejabat negara di forum resmi yang dihadiri insan pers.

Alih-alih memberikan ucapan selamat, Gubernur Norsan justru menyoroti maraknya media abal-abal yang berganti nama atau akun, namun tetap dikelola orang yang sama. “Ini yang saya sebut wartawan bodrex. Rawan sekali disalahgunakan,” kata Norsan dalam sambutannya.

Hady menilai ucapan tersebut adalah bentuk generalisasi yang merendahkan martabat profesi jurnalis. “Mengkritisi oknum boleh, tapi melempar label yang merendahkan di forum resmi berpotensi memperkeruh hubungan pemerintah dan pers. Pejabat negara seharusnya membangun narasi penguatan sinergi, bukan menebar stigma,” tegasnya.

Istilah “wartawan bodrex” selama ini dikenal sebagai sebutan peyoratif bagi jurnalis tidak profesional. Penggunaannya di momentum HUT IJTI dianggap tidak etis dan melukai perasaan wartawan yang hadir.

Meski Norsan menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik kebijakan serta mengajak media menjadi mitra pemerintah, ucapannya meninggalkan catatan serius. "Bagi banyak kalangan, ini bukan sekadar kritik, tetapi bola panas yang menuntut klarifikasi demi menjaga hubungan harmonis antara pers dan pemerintah" 


Penulis : TIM RAJAWALI

Sumber : DPP RAJAWALI

( @Red@ksi.gtn.com**

Sebelumnya
Kapolda Irjen Pol Hadi Gunawan : Pastikan Pangan Murah Tepat...
Selanjutnya
JAM-Pidum Menyetujui 4 Restorative Justice, Salah Satunya Perkara Perbuatan Tidak Menyenangkan Di...

Berita Terkait :