Tanggerang || Gardatipikornews.com -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPC KWRI) Kabupaten Tangerang, Heriyanto, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Kekecewaan ini dipicu oleh absennya perwakilan pemerintah daerah dalam acara santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh organisasi profesi wartawan yang tergabung dalam KWRI.
Padahal, pihak panitia mengaku telah melayangkan undangan resmi kepada sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Tangerang jauh-jauh hari sebelum kegiatan dilaksanakan.
"Kami sangat menyayangkan sikap Pemkab Tangerang. Ini adalah kegiatan sosial untuk anak-anak yatim, bukan sekadar acara seremonial biasa. Sangat ironis ketika pemerintah daerah yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam urusan sosial justru tidak menunjukkan batang hidungnya," ujar Heriyanto dengan nada tegas.
Minimnya Sinergitas dan Kepedulian,
Heriyanto menilai ketidakhadiran perwakilan Pemkab Tangerang menunjukkan kurangnya sinergitas antara pemerintah daerah dengan insan pers, khususnya yang tergabung dalam DPC KWRI Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, kehadiran pejabat pemerintah bukan sekadar untuk formalitas, melainkan bentuk dukungan moril bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian.
"Kami tidak butuh seremonial, kami hanya butuh kehadiran dan dukungan moral untuk anak-anak ini. Jika undangan sosial seperti ini saja diabaikan, bagaimana dengan sinergitas pembangunan yang selalu digaungkan?" tambahnya.
Acara Tetap Berjalan Khidmat
Meski tanpa kehadiran pejabat Pemkab, acara santunan yang digelar sebagai bagian dari program rutin Ramadhan ini tetap berjalan lancar dan khidmat.
Puluhan anak yatim dari wilayah sekitar tetap menerima bantuan paket sembako dan uang tunai yang dikumpulkan dari swadaya pengurus dan anggota KWRI serta para donatur.
Ketua KWRI menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjalankan peran kontrol sosialnya secara kritis terhadap kinerja pemerintah, terutama menyangkut pelayanan publik dan kepedulian sosial yang dirasa masih minim.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sekretariat Daerah maupun Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Tangerang terkait alasan ketidakhadiran mereka dalam acara tersebut.
Pewarta : @Samsudin-GTN