Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diefa Anatasyia Drop, Diduga Setelah Mengikuti Kegiatan Berolahraga

by Gardatipikornews
12 September 2023 - 859 Views
Pangkalpinang |

Gardatipikornews.com


- Diefa Anatasyia siswi SMKN 2 Pangkalpinang mengalami penurunan stamina (drop) diduga setelah berolahraga oleh gurunya yang saat itu memberikan pelajaran olahraga, bertempat di SMKN 2 Pangkalpinang, Selasa 12/09/22. Hal itu disampaikan oleh orang tua Diefa saat mengadakan tiga hari meninggal dunia anaknya kepada wartawan, yang saat itu i melayat ditempat tinggal orang tua korban. Mendapatkan informasi tersebut tim wartawan pun meminta konfirmasi kepada guru olahraga Diefa di SMKN 2 Pangkalpinang. Tri Yono Dan Prada terkait Drop dan meninggal nya Diefa Anatasyia. Tri Yono selaku guru olahraga di SMK 2 Pangkalpinang mengatakan, bahwa dirinya guru kelas XI, pertama kali ibu Diefa menemui dirinya mengatakan bahwa anaknya sakit, dan setelah itu yang kedua diabsen oleh dirinya sakit "Saya Guru kelas XI dan Bapak Prada guru kelas X, pertama ibunya menemui saya, mengatakan bahwa anaknya sakit, Yang kedua tanggal 25 Agustus, Saya absen Diefa ini sakit, dan sampai saat ini saya belum pernah mengajar, dikarenakan ada kegiatan hopsop dan tidak ada satupun materi kegiatan tersebut, baik lari atau pun lompat," Ungkapnya. Lanjutnya, tanggal 12 September 2023, hari ini baru ada materi basket , tapi dirinya sudah meninggal dunia, kemudian saat kejadian tersebut pada tanggal 21 sampai 30 Agustus dirinya mengikuti kegiatan konverprov dan kegiatan lainnya. "Hari ini tanggal 12 September baru ada materi basket, tapi Diefa sudah meninggal dunia, dikarenakan saat kejadian tersebut saya mengikuti konverprov Koni pada tanggal 21 sampai 30 Agustus, jadi saya bertemu dengan Diefa hanya dua kali," katanya. Demikian Prada guru olahraga SMKN 2 mengatakan, bahwa tahun 2023 ini Diefa belum pernah mengikuti kegiatan olahraga, sampai sekarang. "Tahun sebelumnya, pernah Diefa mengikuti kegiatan olahraga, tapi sudah lama saat kelas satu di tahun 2021, 2022, sedangkan tahun 2023 ini belum pernah mengikuti kegiatan olahraga," katanya. Diwaktu yang berbeda dikediaman orang tua Diefa tim wartawan pun meminta konfirmasi kembali kepada orang tuanya. Elfia selaku orang tua Diefa mengatakan, dirinya ikhlas atas kepergian putri nya, tapi yang ingin dirinya sampaikan untuk guru - guru harus percaya dengan pengakuan dari orang tua bahwa anaknya sakit dan jangan dipaksa untuk mengikuti kegiatan yang memberatkan. "Saya ikhlas kepergian Diefa, yang ingin saya katakan untuk semua guru, harus percaya dengan pengakuan orang tua siswa/i kalau sakit jangan dipaksa untuk mengikuti kegiatan yang berat, karena tidak semua anak sehat," katanya. Lanjutnya, dirinya menyesalkan saat itu anaknya lagi puasa, tapi dipaksa mengikuti kegiatan olahraga, hal itu yang membuat dirinya sedih. "Anak Saya saat itu sedang puasa, dan sudah Diefa katakan pada gurunya , bahwa dirinya puasa, tapi gurunya mengatakan jangan bawa - bawa dakwa disini, kegiatan ini sangat penting wajib, itu lah awal anak saya sakit," ungkapnya. ( @Tim.Korwil Balbel )
Sebelumnya
Waooooww...!! Diduga Adanya Tambang Timah Ilegal Disamping Darmaga Pltim Pt Timah Dikecamatan...
Selanjutnya
Polres Sukabumi Gelar Kegiatan Doa...

Berita Terkait :