Batam| Gardatipikornews.com// Dugaan kami kuat keterlibatannya oknum Pemerintah dan memberi kerja Sama ke Mafia Pemerdagangan orang /Manusia di Seluruh Provensi Indonesia khususnya di BATAM
MISI Kemanusiaan dalam memburu Mafia Pemerdagangan Orang Kami menjejaki banyak Kubu selain puluhan rumah penampungan Korban / mangsa yang akan di seludup ke Negara Tujuan maupun sekembalinya ke Indonesia.
Kami menjumpai Pantai yang di Pagar pintu gerbang dan terkunci rapat.
Menurut Raja Mafia yang paling di geruni di Batam yang mengenal diri atas Nama ST.
ST pemegang PR Malaysia dan sudah menjadi Tekong puluhan Tahun penyeludupan migran ke Malaysia,
Kami bersama Pak ST menuju ke pantai Kabir dan kami menjumpai jalan yang menuju ke pantai dari salah satunya jalan di Pagar pintu gerbang dan terkunci, Menurut ST kunci pintu Gerbang pantai hanya di Pegang oleh orang tertentu saja dan pantai ini kawal oleh Mafia orang China, Dan Akan di buka Pada tertentu atau waktu malam apabila ada Mangsa / Korban Pemerdanggangan orang yang hendak di seludup masuk ke Malaysia atau mangsa / korban hendak turun Setibanya dari Malaysia.
Kami menunggu Hampir 30 menit di depan pintu gerbang pantai tersebut, tidak lama kemudian muncul sebuah Mobil Toyota dari dalam pintu gerbang Pantai yang di Sopir oleh laki China,
Menurut ST
Zaman sekarang sudah berubah Mangsa / Korban tidak hanya pulang dari Malaysia begitu saja tetapi di bawain barang terlarang yaitu NARKOBA Jenis SHABU dari Malaysia masuk ke Batam.Jalan satu satunya yang paling Selamat penyeludupan SHABU Dari Malaysia melalui Mangsa / Korban Pemerdanggangan orang yang di seludup keluar dari Malaysia melalui jalan Gelap pungkasnya lagi
Seterusnya kami meneruskan perjalanan menjejaki KUBU / Rumah penampungan Korban Pemerdanggangan orang di
1: Perumahan KAMPLING 4 Unit Rumah penampungan
2: Perumahan PANAJUDA 1 Unit Rumah penampungan
3: Perumahan KABI RAYA 2 Unit Rumah penampungan
Di rumah Penampungan Korban Pemerdanggangan Manusia di KABIRAYA, Mobil yang kami naiki berhenti pas di depan rumah AUTORITAS Pemerintah
Memang kami sengaja memberhentikan mobil di depan rumahnya memancing AUTORITAS Perintah keluar dari dalan rumahnya, tidak lama kemudian Tuan rumahnya keluar dan menghampiri mobil kami sambil bertanya asal usul kami dan apa tujuannya apa masuk ke Perumahan KABI RAYA
Bapak ST menjawap sudah datang ke Rumahnya PAK TOHRI Tapi tidak ada di rumah (Salah satu rumah penampungan yang di kawal oleh Tekong / Mafia Pak TOHRI)
Autoritas pemerintah tersebut hanya menganggukkan kepala lalu meninggalkan kami setelah mendengar nama tekong Pak TOHRI yang ada di kawasan Perumahan KABI RAYA BATAM
Presiden RI Joko Widodo
Human Trafficking Watch
Repot DEWI KHOLIFAH
( @gon.Red@ksi.gtn.com )