Palembang || Gardatipikornews.com -
Rekonstruksi Pembuatan Talud Kolam Retensi Kancil Putih (Pulau VII) kecamatan Ilir Barat 1 bebas tanpa Pengawas Alhasil Pengerjaannya Diduga Keras tidak sesuai sepek/metode Pelaksanaan.Sabtu,13 Juli 2024 pelaksanaan rekonstrusi Kolam Retensi yang berlokasi di jalan Pulau VII Kecamatan Ilir Barat 1 diduga keras banyak menabrak metode pelaksanaan baik dari awal pemasangan tembok penahan tanah (TPT) ,pemasangan batu kali yang sekedar nya sajah,pemadataan badan jalan sampai peyemenan yang sangat diduga tidak sesuai spesifikasi, perlu grak kaki pejabat Dinas PU PR kota Palembang ,bidang PSDA agar melangkah turun ke lokasi untuk meninjau kinerja PT SURYA KENCANA KONTRAK TINDO sebagai pelaksana anggaran negara sebesar Rp, 1.469.356.000 dari hasil pajak rakyat yang harus di rasakan rakyat bukan untuk di jadikan ajang korupsi oleh oknum kontraktor pelaksana konstruksi,pasalnya”banyak dugaan-dugaan Mark,up di sana. Terakhir di temukan awak media pada Sabtu 13 juli 2024 10:17 Wib, saat penyemenan pemasangan batu kali berjalan, tidak di temukan konsultan pengawas maupun kontraktor Ismail dan Hanhar Black menimbulkan dugaan akan terjadinya tabrak aturan dalam metode pelaksanaan teknis kerja lapangan,benar saja”ketika di amati volume tinggi terpantau saat di cek ukur ada yang hanya mencapai beberapa sentimeter hingga tidak diketahui panjang dan lebar saja akibat tidak adanya pengawasan yang benar menjadikan kebebasan para pekerja melakukan teknis pemasangan yang tidak mungkin tejamin kualitas mutu Adukan yang seharusnya Satu berbandig dua Di lokasi hanya ada wakil mandor yang akrab dipanggil pekerja jangkrik sebagai pemandu namun terlihat hanya duduk-duduk saja diduga tidak memahami atau sengaja melakukan pembiaran pekerjaan yang asal jadi tanpa mengecek pemasangan bakisting yang tidak mengimbang antara kanan dan kiri untuk mendapat volume tinggi yang sesuai dalam teknis kerja lapangan diduga akibat perataan/pemadatan batu kali yang minim mengakibatkan hasil ketebalan beton jadi tipis. Pembangunan Kolam Retensi yang di harapkan masyarakat sebagai pasilitas pembuangan air umum”seharusnya pada saat pengerjaan berjalan pihak konsultan pengawas ada di lokasi bagaimana bisa berjalan baik kalau tidak ada pengawas”kami sebagai warga berharap pembangunan Kolam Retensi ini berjalan lancar dan hasilnya memuaskan sesuai harapan masyarakat, ujar, warga. Kalau memang pelaksanaan ini tidak sesuai spek (RAB) Teknis Kerja lapangan kami minta dinas PU PR PSDA kota Palembang BPK RI kejaksaan tinggi Sumsel dan Tipikor Polda Sumsel turun meninjau pekerjaan ini, jangan sampai anggaran yang nilainya Ratusan juta rupiah ini tidak terealisasikan dengan baik dan benar”bukan untuk di jadikan ajang bisnis oknum pemborong demi kantongnya sendiri,tambah salahsatu warga yg tidak ingin di sebut nama. Sementara dari pihak pelaksana PT SURYA KENCANA KONTRAK TINDO dan pihak konsultan juga dari PPTK David dari PSDA PU PR kota Palembang belum ada yang bisa memberikan komentar atau penjelasan tentang hal itu. Pewarta : kaperwil Team*Red*