Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Dari Sampah Yang Kotor Dan Berbau Berubah Menjadi Cuan

by Gardatipikornews.com
21 Oktober 2025 - 128 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Sampah yang selama ini sering dianggap sebagai masalah besar bagi lingkungan dan masyarakat. Setiap hari, baik itu sampah tangga maupun industri. Sementara itu berbagai aktivitas manusia menghasilkan banyak ribuan ton sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir.

Namun sangat jarang masyarakat yang tahu kalau di balik dari tumpukkan sampah kotor dan berbau itu sebenarnya tersimpan potensi ekonomi yang luar biasa, itupun jika kita mampu melihat dari sudut pandang yang berbeda, tegasnya sampah yang berbau bisa berubah menjadi cuan.

Chandra Putra dari Universitas Pamulang FKIP_PPKn dalam tulisannya beropini bahwa: Pengelolaan sampah modern tidak lagi sekadar membuang, melainkan memanfaatkan. Ada pula beberapa tempat yang dapat menampung sampah plastik dan diolah menjadi bahan baku paving block, tas daur ulang, atau kerajinan tangan bernilai jual tinggi. Dengan sedikit hal yang dilakukan melalui pemisahan sampah organik pun bisa diubah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian. 

Banyak komunitas dan pelaku usaha kini membuktikan bahwa pengolahan sampah bukan hanya menolong lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Gerakan daur ulang dan bank sampah, misalnya, menjadi contoh nyata. Dengan sistem ini, masyarakat diajak memilah dan menabung sampah yang masih bernilai ekonomis, seperti botol plastik, kertas, dan logam. Hasilnya, bukan hanya lingkungan menjadi bersih, tetapi juga masyarakat mendapat tambahan penghasilan.

Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, kita dapat mengubah cara pandang terhadap sampah. Bukan lagi sebagai sesuatu yang menjijikkan atau tidak berguna, tetapi sebagai sumber daya yang bernilai. Jika apabila dikelola dengan baik, sampah dapat menjadi aset ekonomi yang mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sudah saatnya kita sadar bahwa sampah tidak selalu berarti kotor dan merugikan. Dengan inovasi, kepedulian, dan kerja sama, kita bisa benar-benar mewujudkan semboyan itu: dari sampah menjadi cuan.

Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar

Sebelumnya
Pemdes Pengasinan Kec. Gunungsindur Realisasi Program Bankeu Dengan Membangun Betonisasi Jalan Desa...
Selanjutnya
Gelar Konferancab Di Watubangga Dan Polinggona, GP Ansor Kolaka Lengkap Di Seluruh...

Berita Terkait :