Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Dandim Bojonegoro kembali Tegaskan Jaga Netraliras TNI Jelang Pilkada Serentak 2024

by Gardatipikornews
18 Juli 2024 - 642 Views

BOJONEGORO || Gardatipikornews.com -

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024, Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., kembali mengingatkan akan pentingnya menjaga netralitas TNI kepada prajurit dijajaranya bahwa TNI memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas nasional. Sehingga, anggota TNI harus memastikan agenda politik nasional tersebut bisa berjalan dengan lancar, aman dan damai. "Kepada para prajurit dan PNS Kodim 0813 Bojonegoro agar senantiasa berpegang teguh pada pedoman netralitas TNI, serta mengoptimalkan sinergitas TNI-Polri beserta seluruh komponen bangsa lainya," ujarnya saat memberikan pengarahan kepada anggota jajaranya di Makodim setempat, Kamis (18/7/2024). Tidak hanya itu, untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan demokrasi tersebut Dandim juga mewanti-wanti agar seluruh jajaran prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIII Kodim 0813 Bojonegoro untuk lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos). "Tidak masalah bermedia sosial, tapi harus bijak dan tidak terpancing berita-berita yang belum tentu kebenaranya atau hoaks," pesan Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM. Dalam kesempatan itu, Dandim 0813 Bojonegoro juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku dilingkungan TNI, jika ada prajurit jajaranya yang melanggar hukum seperti keterlibatan dalam segala bentuk perjudian baik online maupun offline. Dalam ajaran Islam, menurut Dandim, perjudian merupakan dosa besar karena memiliki bahaya dan mudarat yang jauh lebih banyak dibanding manfaatnya. "Dan tidak menutup kemungkinan, perjudian juga dilakukan oleh prajurit TNI dan keluarga. Untuk itu, saya selalu mengingatkan kepada para anggota agar menjahui segala bentuk perjudian," pungkasnya. ( @Agon GTN )
Sebelumnya
Polsek CSR (Cisarua) Bersama Unit Laka Lantas Tangani Adanya Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya...
Selanjutnya
3 Orang Pengedar Narkoba Ditangkap Satresnarkoba Polres Batu...

Berita Terkait :