Bogor | Gardatipikornews.com -
Musrenbangdes merupakan sebuah forum partisipatif yang melibatkan semua elemen masyarakat desa, seperti warga, pemuda, tokoh adat, dan tokoh agama, untuk membahas dan merumuskan rencana pembangunan desa. Tujuan dari Musrenbangdes adalah untuk memastikan bahwa pembangunan di desa dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Musrenbangdes dianggap sebagai bentuk demokrasi langsung, dimana masyarakat desa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan terkait pembangunan Desa Padurenan Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bpgor juga melakukan Musrenbangdes setiap tahun untuk merencanakan dan mengalokasikan dana pembangunan desa.

Bertempat di aula desa pada hari Rabu 11 Oktober Pemerintah Desa Padurenan Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Kepala Desa Ralih Hidayat tampak sejak pagi didampingi Sekdes Rudi Muhtar, Vionita, Windi serta Kasi Kaur desa menerima kedatangan Pendamping Desa Zulkifli Ahmad dan Ahmad Asyari, Ketua BPD Syarifudin, LPM, Ketua Rt, Ketua Rw, Kadus, perwakilan dunia pendidikan (Kepsek SD. Cidokom 1 Endang Nurfitri, SD Cidokom 3 Ustadz Azis), Kader Paud/Posyandu, serta tokoh agama H. Usup, tokoh masyarakat/pemuda.

Kepala Desa Ralih Hidayat bersama kasi kaur dan staf desa menyambut kehadiran Sekcam Arif Santosa S.Stp M.Si yang didampingi Kasi Pemberdayaan Masyrakat Abdul Gofur.
Sekdes Rudi Muhtar yang pada musrenbang merangkap sebagai pembawa acara, memberi kesempatan kepada Kepala Desa Ralih Hidayat untuk membuka musrenbangdes tersebut.
Tutur Kades Ralih Hidayat, musrenbangdes untuk pekerjaan pembangunan di Tahun 2024 tempat bermufakat sepakat agar hasil kerja Pemdes Padurenan Tahun 2024 berjalan begitu baik, jangan sampai ada kesalahpahaman karena kurang komunikasi. Untuk itu Ralih meminta masukan/pemikiran yang baik, ikhlas, ridho. Ia sendiri berusaha bersikap adil dengan membangun secara skala prioritas. Dengan Musrenbang akan dapat diambil keputusan, jalan mana yang akan dibangun.
Tanpa rekan-rekan, ungkap Kades Ralih lagi, ia mengaku tidak dapat berbuat apa-apa. Keridhoan semua yang hadir diharapkannya agar pembangunan disegala sektor di Tahun 2024 akan berjalan baik.
Arif Santosa S.Stp M.Si sebagai Sekcam Gunungsindur memberikan sedikit paparan kepada undangan Musrenbangdes. Ia katakan kalau RKPDes 2024 merupakan penjabaran dari RPJMDes. Visi Misi Kepala Desa Ralih Hidayat diuraikan di RKPDes sebagai kegiatan penuh dalam 1 tahun, apa saja yang akan dilaksanakan.
Jadwal kegiatan pemerintah desa RKPDes harus disusun sebelum bulan Juni, sekarang sudah menginjak bulan Oktober. APBDes harusnya disahkan pada 31 Desembe, ditandatangani untuk 2024. Jangan sampai tahapan- tahapan ini mengganggu siklus perputaran kalender kerja pemdes. Pemerintah Kecamatan Gunungsindur hanya mendukung dan memonitor, insha Allah Pemdes Padurenan kalau dilaksanakan dengan baik, Desa Padurenan bisa menjadi desa yang maju, mandiri dan sejahtera.
Ketua BPD Syarifudin menyusul Sekcam memberikan penjelasan kepada para undangan diantaranya para Ketua Rt/RW, Kadus, LPM, Kepsek, Kader Paud/Posyandu dan lainnya. Ujar Syarifudin, musrenbangdes merupakan acara rutin di akhir tahun. Mengenai anggaran Dana Desa yang sebesar Rp. 972.913.000,- digunakan untuk pembangunan fisik skala prioritas setelah pembangunan non fisik seperti kegiatan pembinaan. Untuk itu silahkan diajukan dalam musrenbangdes yang menjadi acuan adalah usulan-,usulan . Ketika Kepala Desa dilantik, masukan saja usulan-usulan untuk dimasukkan kedalam RPJMDes, dan setiap tahun akan ada RKPDes.
Sementara Sekdes Rudi Muhtar dengan tegas dan lugas memaparkan mengenai rencana kegiatan pembangunan infrastruktur Tahun 2024. Dana Desa telah digunakan untuk: 2 titik betonisasi, insentif Kader Posyandu, Kader Kpm, PMT, Musdes, Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana serta BLT.
( @Gustion Kaperwil Jabar )
Sebelumnya
Pemerintah Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Bersama Warga Gelar Shalat...
Selanjutnya
9 Orang CPMI Ilegal Asal Sakra Dikirim Ibu Ini , Biaya 9 Juta Perorang Terlantar di...