Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

BKKBN Provinsi Jawa Barat dan Komisi IX sosialisasi percepatan Penurunan Stunting

by Gardatipikornews
12 November 2023 - 731 Views
Sukabumi |

Gardatipikornews.com


- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, menggelar acara dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kp Baros Kecamatan sagaranten provinsi Jawa Barat, Sabtu 11/11/23. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program Percepatan Penurunan Stunting," kata Anindita Dyah Sekarpuri S. Psi., MSR Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat dalam sambutan nya, yang berlangsung di kediaman Budi Azhar Mutawali S.IP, M.Si. Disampaikan Dewi Asmara, SH.,MH. Anggota DPR - RI," sosialisasi pencegahan pernikahan dini untuk mencegah stunting di Kp Baros Kecamatan sagaranten provinsi Jawa Barat. Dia mengatakan salah satu penyebab stunting adalah pernikahan dini, di mana anak yang menikah pada usia muda, baik secara mental maupun fisik, berpotensi melahirkan anak stunting, ditambah lagi jika kesiapan ekonomi keluarga belum siap sehingga akan sulit bagi pasangan muda memenuhi kebutuhan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Untuk itu, Dewi mendorong setiap remaja memperhatikan usia ideal menikah, di mana perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. . "Di usia ini pasangan telah siap secara mental dan fisik untuk menjadi orang tua, siap hamil dan melahirkan, serta bisa merawat dan memberikan gizi yang baik untuk tumbuh kembang anak lewat secara baik dan benar" ujar Dewi. Ditempat terpisah, Nandi Sugandi selaku Kabid (Daltin) BKKBN Kabupaten Sukabumi menyampaikan apa arti keluarga Berencana, apa arti keluarga berencana, menjaga jarak kelahiran karena pemerintah harus kontrosial dan haruss rasional, andi pun memaparkan jika anak istri di bawah usia 21 tahun 20 tahun ingin menikah akan tetapi setelah nikah jangan demi menjaga keluarga, sering seringlah ke pos yandu, Ucapnya. Hal senada dikatakan Budi Azhar Mutawali S.IP, M.Si, dalam kesempatan itu Budi menyampaikan kepada masyarakat penting nya keluarga berencana supaya maryakat mengetahui dan kami mengucapkan temikasih kepada para tamu undangan, Serta Dewi asmara dari BKKBN sekaligus Anggota DPR - RI,"Ujarnya. Ida Wiawati S. Kep kepala Uptd KB Kecamatan Sagaranten sama Kecamatan Pabuaran. dengan ada nya Kegiatan ini saya merasa sangat terbantu sekali dmn masyarakat secara langsung jelas mendapat pencerahan dari BKKBN Dari Propinsi. yang selama ini saya pun sudah melaksanakan pencerahan kepada masyarakat, Tetapi klo langsung Dari pusat akan beda dalam meberikan pencerahan penjabaran kepada masyarakat, Kami sangat berterimakasih kepada Pk Budi Azhar yang telah mengadakan kegiatan Di tempat Kediamannya ungkapnya Pewarta : @Yayan GTN
Sebelumnya
Aparat Koramil 0621-22/Parung Sertu Ageng Prasetio Laksanakan Komsos Di Wilayah Desa Pamegarsari...
Selanjutnya
Indonesia-Turki akan Terus Kerja Sama Bantu...

Berita Terkait :