Gardatipikornews.com
- Semakin hari semakin banyak tanda tanya besar atas pertanggungjawaban 3 Manager KSU BMT AL Hasan yang tak kunjung bisa membuktikan arah pengelolaan keuangan yang dikeloanya ke pimpinan selama menjadi Manager di KSU BMT AL Hasan Mitra Ummat(Koperasi Rasa BUMN) dengan pengelolaan dana per unitnya mencapai Miliyaran Rupiah. Hamidah Manager Unit Pelayanan Selong , Azis Manager Unit Selong dan Sakra Timur,dan Amir Manager Unit Keruak.Ketiga orang tersebut adalah saudara yang dipercaya mengelola masing masing unit di tempat yang berbeda,hingga sampai saat ini berdampak merugikan Ribuan jumlah nasabah yang menabungkan uang mereka di Unit Unit tersebut serta merugikan pimpinan Al Hasan.14/09/2023 Puluhan Milyar dana tabungan dikelola oleh KSU BMT Al Hasan lenyap dan tidak jelas arah pengelolaannya,hingga menimbulkam kerugian yang sangat besar terhadap ribuan nasabah yang mencapai puluhan miliyat rupiah.Diduga kuat dana tabungan nasabah ini disalah gunakan bahkan dikorupsikan oleh pengelola uang tabungan tersebut. Andi "salah satu nasabah asal desa Ganti Lombok Tengah yang juga ikut menjadi nasabah menjelaskan via Watsapp kepada awak media menjelaskan uang dengan jumlah 243 juta yang ia tabungkan sudahpun jatuh tempo sekian lama untuk dilakukan penarikan dana, namun hingga saat ini dirinya menuntut Manager unit rensing (Hamidah)dimana uangnya dikelola dan disimpan dimana uang saya,"tanya Andi. Perasaan kaget bercampur emosi yang luar biasa ketika dirinya mengetahui uang yang ditabungkannya di KSU BMT AL Hasan Unit Rensing telah lenyap begitu saja tanpa ia ketahui dikeloa seperti apa dan bagaimana,"ungkapnya. Banyak lagi para korban yang lainnya dengan nilai tabungan yang berpariasi ada yang 50 jutaan sampe 500 jutaan yang nabung diunit rensing juga unit lainnya ,adapun jumlah nilai dana tabungan nasabah menurut keterangan para marketing yang ada rata rata mencapai Milyaran ,Rupiah yang entah kemana dan dimana di salahgunakan oleh para pengurus KSU BMT AL Hasan ,Koerasi Rasa BUMN.untuk itu para marketing pada unit pelayanan tersebut meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum(APH) agar seluruh bukti transaksi selama ini atas manager unit rensing segera dilakukan penelusuran dengan dilakukannya pengecekan buku rekening koran di Bank Bank tempat Manager Unit Rensing Menabungkan uangnya,"Pinta beberapa Marketing yang ada di Unit Rensing juga selong. "Mustahil Puluhan Miliyar uang tabungan orang habis dimakan oleh satu orang , ini nampak jelas seperti suatu korporasi dan korupsi berjamaah yang dilakukan para penyalahguna uang tabungan nasabah/masyarakat, jadi kepada pihak berwenang mohon ditelusuri arah aliran dana keuangan para kasir,manager dengan mereka membuktikan seluruh jenis transaksi selama menjadi kasir dan manager di KSU BMT AL Hasan (Koperasi Rasa BUMN),". Sumber : Tim (pimpinan NTB)