Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Tahanan Polsek Teluknaga Meninggal, Luka Lebam di Leher dan Bahu Kiri Kanan Menjadi Pertanyaan Publik

by Gardatipikornews
16 November 2023 - 425 Views
Tangerang |

Gardatipikornews.com


- Seorang remaja yang menjadi tahanan Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota, kasus pencurian motor (Curanmor) inisial G warga Kecamatan Kosambi dikabarkan meninggal dunia saat menjalani proses hukuman, Selasa (14/11/2023) malam. Diketahui G ditahan di Mapolsek Teluknaga bersama kelima temannya dengan kasus yang sama. Akan tetapi G tidak seberuntung kelima temannya yang saat ini masih hidup, meski sedang ditahan pihak polisi. Usai dipastikan meninggal dunia oleh petugas kepolisian, lantas jenazah G dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Kramat Jati Jakarta Timur. Yang kemudian petugas menghubungi keluarga G untuk mendatangi RS Kramat Jati. "Awalnya kita dihubungi polisi, dikasih tahu jenazah G sudah berada di RS Kramat Jati, lalu kita kesana lihat jenazah ada luka di leher, bahu kiri dan kanan memar," ucap Davit yang juga paman G, Rabu (15/11/2023) malam. Usai melihat keadaan jenazah keponakannya, Davit sempat menanyakan luka lebam yang berada di leher, bahu kiri dan kanan ditubuh jenazah ponakannya kepada polisi di RS Kramat Jati Jakarta Timur. "Saya sempat tanya luka di tubuh jenazah keponakan, terus polisi bilang bekas gantung diri di kamar mandi, kalau lebam di punggung polisi bilang bekas terkena tembok saat nurunin jenazah," tuturnya. Meski begitu kata Davit, dirinya dan keluarga sudah menerima dan mengikhlaskan kematian keponakannya di Mapolsek Teluknaga, dan sudah membuat pernyataan untuk tidak melakukan outopsi jenazah keponakannya. "Sudah ikhlas, saya dan keluarga anggap ini sebuah musibah, karena terlalu lama jenazah untuk dimakamkan tidak baik juga, maka dari itu sehabis dari RS Kramat Jati jenazah langsung dimakamkan," ungkapnya. Sementara itu Kapolsek Teluknaga, AKP Anggi Agus Putra saat dikonfirmasi wartawan terkait tahanan kasus curanmor yang meninggal dunia enggan memberikan komentar, dirinya langsung bergegas masuk ke ruang kerjanya. "Ke waka aja ke waka," ujarnya sambil bergegas pergi meninggalkan wartawan. Dari pantauan wartawan nampak petugas Paminal dan Propam Polda Metro Jaya sedang memeriksa Kapolsek, Kanit Reskrim dan beberapa anggota yang diduga sedang menangani kasus curanmor tersebut, akan tetapi saat dikonfirmasi wartawan Paminal dan Propam belum memberikan keterangan.   ( @Sekjen.PPRI. Red@ksi.gtn.com  )
Sebelumnya
Diduga Kepala Desa Cibolang Kec.Gunungguruh Tidak Transparans Dalam Pengalokasian Dana Desa...
Selanjutnya
Serda Dadang Robandi Babinsa Desa Cihoe Kecamatan Ciseeng Laksanakan Komsos Bersama Warga...

Berita Terkait :