Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Minggu, 08 November 2026
Pilih Mode:
GTN Ragam - GTN Pemerintahan - GTN Kepolisian & TNI - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Pendidikan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - Jurnal Nasional - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Puluhan Siswa SMPN 1 Sukahening Alami Kesurupan Masal, Sehingga Sekolah Dibubarkan Lebih Awal

by Gardatipikornews
07 Agustus 2023 - 520 Views
Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat | 

Gardatipikornews.com


- Puluhan siswa siswi SMPN 1 Sukahening Kecamatan Sukahening kabupaten Tasikmalaya mendadak histeris, hal tersebut diduga para siswa/siswi mengalami kesurupan usai melaksanakan upacara dan saat mlaksanakan tugas screening, sehingga kejadian tersebut membuat panik suasana di sekolah juga bagi para siswa siswi serta para guru. Kesurupan massal tersebut banyak menimpa siswi perempuan SMPN 1 Sukahening, dimana sebanyak ±30 orang siswi dari kelas VII, VIII, IX mengalami keserupan dengan berteriak-teriak yang tidak jelas. Hj. Wawat Satriawati, S.Pd selaku Wakasek kesiswaan SMPN 1 Sukahening yang di dampingi Asep, S. mengatakan kepada wartawan, sebetulnya tadi pagi juga tidak ada apa-apa, bahkan para siswa siswi juga sedang mengerjakan tugas screening kesehatan dari Puskesmas. "Kejadian ini berawal dari 1 orang dan lama kelamaan merembet ke siswi yang lainnya, sehingga banyak yang teriak histeris dan situasinya semakin tidak terkendali, saya juga merasa kebingungan soalnya semakin banyak yang kesurupan," katanya. Senin (07/08/2023). Lanjut Hj. Wawat menambahkan, sebetulnya hal seperti ini pernah kejadian, tetapi itu sudah lama, hanya waktu dulu tidak se-heboh seperti sekarang, kalau dulu cuma satu orang yang kesurupan, tetapi kali ini mencapai puluhan siswa," imbuhnya. "Adapun kenapa kami membubarkan para siswa/siswi untuk belajar dirumah, karena situasi sudah tidak nyaman atau tidak terkendali dan tidak kondusif, maka dari itu saya selaku wakasek kesiswaan takut kejadian ini semakin banyak, kami memutuskan untuk para murid di pulangkan semua, dan untuk belajar di rumah saja dulu, hanya saja para osis yang masih di sekolah." Pungkas Hj. Wawat Satriawati . Pewarta : @Jana
Sebelumnya
Setelah Diamankan, Terduga Pelaku Pembacokan Kepada Wartawan Di Majalengka Berakhir...
Selanjutnya
Unggul 3-1, Tim Polda Jatim Kalahkan Putri Polda...

Berita Terkait :