NTB || Gardatipikornews.com -- Para pelajar dari masing-masing sekolah di Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur, sedang sibuk berkemah secara serentak. Dijadwalkan perkemahan Jambore Ranting tersebut mulai dari tanggal 11 hingga 14 Agustus 2025. Dalam rangka menyambut Hari Peringatan Gerakan Pramuka Indonesia yang ke-64 tahun. Agenda ini memang telah eksis dan menjadi salah satu situasi prioritas di bidang kepramukaan setiap tahunnya sebelum melaksanakan peringatan HUT RI di 17 Agustus.

Andalan Pramuka Kwaran Sakra, Kanda Sidik menjelaskan kepada media ; "ini adalah acara kemah HUT ke-64 tahun Pramuka Indonesia. Perkemahan yang dilaksanakan dari tanggal 11 sampai dengan 14 Agustus yang kami pusatkan di Lapangan Umum Sakra. Pada tahun ini ada 38 pangkalan yang hadir, dengan jumlah total kehadiran dari anggota Pramuka yang hadir disini berjumlah sekitar ±1.000 anggota, mulai dari anggota Pramuka tingkat Penggalang Sekolah Dasar, Penggalang SLTP, Penegak dan Pramuka Dewasa".
Dipertegasnya oleh Ka.Kwaran Sakra, Progo Murbaya (Kanda Progo); “berdasarkan instruksi SK dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia, Tema Pramuka di tahun ini adalah menekankan Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa serta Pembentukan Karakter Generasi Penerus Bangsa. Dalam runut waktu perkemahan ini, Kami mengadakan Jambore Ranting dengan beberapa Lomba Kepramukaan, salah satunya seperti lomba kesenian budaya, lomba tekhnik-tekhnik kepramukaan dan lain sebagainya. Serta berkolaborasi dengan berbagai pihak-pihak pendukung lainnya selaku suporter pemerhati Pramuka, meskipun masih banyak kekurangan kebutuhan lainnya dalam acara tersebut, namun tidak menyurutkan semangat kami dalam mengadakan Jambore Ranting ini”.

Berdasarkan Surat Keputusan Gerakan Pramuka Kwartir Nasional Nomor : 0238-00-B yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 10 Juli 2025 sebanyak Lampiran 2 berkas, tentang Peringatan Hari Pramuka Ke-64 Tahun 2025 bahwa yang dimaksudkan adalah sebagai berikut; "KOLABORASI UNTUK MEMBANGUN KETAHANAN BANGSA". Tema ini ditulis dengan huruf kapital dan tebal, menggunakan warna hitam. Hitam juga melambangkan kemandirian dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai rintangan serta kebijaksanaan dalam bertindak. Tema ini menegaskan fokus Gerakan Pramuka pada kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi sosial ekonomi, maupun lingkungan, mencerminkan peran Pramuka sebagai agen perubahan positif dan pilar kekuatan bangsa yang terus relevan selama 64 tahun perjalanannya.
**GTN-lasmana