Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

PR DAK 2023 Sisakan Mebeler Di Sejumlah Rauang Kelas : Pengawasan DISDIK Di Nilai Lalai

by Gardatipikornews
14 Juni 2024 - 961 Views

Kabupaten  Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -

Pekerjaan yang tersisa merupakan hal yang mutlak dan sangat di butuhkan bagi kami selaku kepala sekolah, dan juga anak anak murid kami.dimana semestinya anak didik kami sudah bisa merasakan pasilitas yang telah di berikan oleh negara melalui program DAK tahun 2023 yang di kerjakan oleh salah satu cv selaku pemenang tender itu,ibu kepsek tentunya kecewa akan melihat kondisi ini. Sekolah Dasar Negeri pajagan,  Desa kabandungan, kecamatan Kabandungan  Kabupaten  Sukabumi- Jawa Barat merupakan selaku penerima manfaat sama hal nya dengan sekolah dasar negri ci cadas,bak seperti menerima pesanan kredit kalau logika kita di kampung, Ko aneh masa sih untuk sampai selesai dari ketentuan sebagaimana mesti nya harus ber larut larut dan berbulan bulan.berbeda dengan sekolah dasar negeri Cicadas yang berada di desa tugubandung, dua sekolah tersebut sama-sama menerima bantuan anggaran DAK tahun 2023.akan tetapi sekolah dasar negeri Cicadas sudah selsai semua nya. anak didik nya sudah bisa merasakan semua manfaat nya. jum'at 14-06-24 Di ketahui program tersebut jika di hitung sampai hari ini lumayan lama,bahkan sudah lewat tahun,padahal waktu kerja pelaksana terhitung harus selsai 90 hari masa kerja pada waktu itu.nah silahkan cek dan hitung hingga sekarang waktu tersebut. Dari keterangan keterangan kedua kepala sekolah tentunya akan bersebrangan apabila kita dikomparasikan nanti dengan pihak pihak terkait, Baik CV atau Dinas pendidikan itu sendiri,sehingga wajar kira nya publik menilai adanya kelalaian di sistem atau mungkin faktor sengaja sehingga hal ini berjalan larut. Dari keluhan yang di sampaikan kepada kami selaku awak media,kejadian tersebut meninggalkan harapan bisa cepat di realisasikan,kalau pun di padukan dengan janji janji yang saat itu di sampaikan kepada pihak sekolah tersisa banyak point yang belum di penuhi selain mebler tersebut,di antaranya seperti instalasi listrik yang belum terpasang. Talang air yang di janjikan pun tak kunjung di pasang juga, bahkan pengiriman mebelerpun menjadi 3 kali pengiriman dan di bulan berbeda yang pertama pengiriman untuk 2 kelas, di kirim lagi 2 kelas terus terakhir pengiriman untuk 1 kelas, jadi tinggal 1 kelas lagi meja yang belum di kirim sama lemari untuk di kelas. Letak dari sekolah tersebut berhadap hadapan dengan kantor desa kabandungan dan tentunya hal tersebut menjadi perhatian umum,seprti hal nya penyampaian dialog kami dengan kepala desa kabandungan,yaitu bapak bedi.beliau menuturkan kepada kami hal itu benar adanya karena informasi yang di dapat dari istrinya sendiri karena beliau mengajar di sana ujar pak kades,di sela dialog dengan kami. Bagi saya kalau mengenai CV tidak bisa menyimpulkan apa apa cuman kaget dan terheran heran aja ko bisa begitu,padahal di sana tertera masa waktu pengerjaan dan ketika batas waktunya sudah habis bisa di perpanjang dengan membuat addendum permohonan perpanjangan dengan catatan menyelesaikan segala point point yang di anggap kurang. ( @Hasan Kabiro Kab. Sukabumi  )
Sebelumnya
Proyek Siluman Pembangunan Saluran / Drenase jalan Sukarela Kelurahan Sukarame Kecamatan Sukarame...
Selanjutnya
Budayawan Uday Suhada: Jangan Seret Masyarakat Adat Untuk Kepentingan Politik...

Berita Terkait :