Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Penyerapan Tenaga Kerja Agustus 2025 Capai 146,54 Juta Orang Seiring Pertumbuhan Ekonomi

by Gardatipikornews.com
06 November 2025 - 123 Views

Jakarta || Gardatipikornews.com -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional pada Agustus 2025 mencapai 146,54 juta orang, meningkat 1,90 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan perbaikan pasar tenaga kerja yang terus berlanjut seiring stabilnya pertumbuhan ekonomi nasional.

Sektor industri manufaktur menjadi salah satu penopang utama dengan kontribusi 13,86 persen terhadap total tenaga kerja, menandai pulihnya aktivitas produksi di berbagai daerah. Sementara itu, sektor pertanian tetap berperan penting dengan menyerap 28,15 persen tenaga kerja, disusul oleh perdagangan besar dan eceran yang berkontribusi sekitar 18,73 persen selama periode Agustus 2024–Agustus 2025.

“Peningkatan jumlah penduduk bekerja diikuti oleh penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 4,91 persen pada Agustus 2024 menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025. Jumlah pengangguran juga berkurang dari 7,47 juta orang menjadi 7,46 juta orang pada periode yang sama, bulan Agustus 2025 dibandingkan Agustus 2024”, ungkap Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) pada rilis hari ini di Jakarta (5/11).

Dari total 218,17 juta penduduk usia kerja, 154,0 juta orang tergolong sebagai angkatan kerja, dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 70,59 persen. 

BPS juga mencatat adanya perbaikan dalam kualitas pekerjaan. Proporsi pekerja penuh waktu meningkat, sementara setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu menurun, menandakan perbaikan dalam stabilitas lapangan kerja.

Secara sektoral, tiga lapangan usaha masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, yaitu pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan. Ketiganya menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja nasional dan memainkan peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang tumbuh solid ditengah tekanan global.

Sebelumnya
Program Pisew Di Desa Babakan Kec. Ciseeng Berjalan Diduga Melanggar UU No. 14 Tahun...
Selanjutnya
Sektor Pertanian, Perdagangan, Dan Industri Jadi Penyerap Tenaga Kerja...

Berita Terkait :