Gardatipikornews.com
- Upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan bisa diwujudkan dengan panen raya. Hal ini juga yang dilakukan Pemerintah Desa Putat Nutug Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor. Rabu (20/9/2023), Pemdes Putat Nutug melakukan kegiatan Panen Raya Padi diwilayah Kp. Pulo RT. 003/RW. 07, lokasi panen berada pada hamparan lahan sawah seluas 7 ha.
Mewakili Kepala Desa Mad Darmawan yang tengah Bintek, Sekdes Yogi Ramadhana didampingi Ketua TP. PKK Iis Suherni, Bambang Purwanto, Egi, Irwandi, Umsah, Linah, BPD (Awiek HK, Nurhali, Wildan), Kader Desa (Cucum, Riska, Mput, Mamah), Ketua RT/RW, Kadus untuk menyambut kedatangan Plt. Camat Ciseeng Kurnia Indra S.Stp M.Ec Dev, Sekcam Agus Sopyan S.Km S.Ip M.A.P, Kasi Ekbang Lukman Ariadi S.Ip, Kasipem Wawan Hartawan S.Sos, Kasi PM Nenih Triana, Akbar, Yoga, dan Anis.
Dalam kesempatan yang ada, Sekdes Yogi Ramadhana membuka acara Panen Raya Padi, tuturnya, diawali dengan ucapan mohon maaf atas ketidakhadiran Kepala Desa Mad Darmawan dalam acara Panen Raya Padi karena tugas yang tidak bisa diwakilkan. Tahun 2023 seluruh desa melaksanakan program Ketahanan Pangan, dan Desa Putat Nutug hari ini akan menggelar Panen Raya Padi di Kp. Pulo RT. 003/RW. 07.
Perjanjian masyarakat dengan Pemdes Putat Nutug terkait pengelolaan program Ketahanan Pangan yang sudah disepakati dengan cara bagi hasil. Sehingga masyarakat dapat merasakan dari program ketahanan pangan.
Plt. Camat Ciseeng Kurnia Indra S.Stp M.Ec Dev mengutarakan kalau program ketahanan gaungnya terdengar di Tahun 2022. Kerawanan pangan akan terasa pada Tahun 2025 dengan penyebab diantaranya: semakin berkurangnya lahan sawah, dari persawahan menjadi bangunan baton. Petaninya hanya yang sudah sepuh, sementara anak mudanya tidak ada yang berminat menjadi petani dengan alasan menjadi petani tidak menjanjikan. Dan air irigasi sangat kurang karena saluran airnya yang mampet.
Ujar Plt. Camat Ciseeng kemudian berharap agar saluran irigasi dapat diperbaiki dengan baik untuk mengairi 7 hektar sawah.
" Pertanian tidak boleh berhenti dalam situasi apapun, genjot terus produksi pertanian. Penyuluh, petani dan seluruh insan pertanian harus turun ke lapangan. Kita semua dukung pertanian kita, jika produktivitas bisa ditingkatkan maka pendapatan petani akan meningkat juga dan pastinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat petani," ujar Plt. Camat Ciseeng menutup penuturannya.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar