Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Metland Cikarang Sarat Kepentingan,Pemkab Bekasi Di Duga Tunduk Ke Pengembang

by Gardatipikornews
03 Juni 2025 - 200 Views

Kabupaten Bekasi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Pro dan Konta Kebijakan Pemkab Bekasi memperlakukan masyarakat dan Pengembang di DAS CBL,dituding sarat kepentingan Pengusaha,gambaran ini mengisahkan Problematik dalam pembungkaman masyarakat kecil demi membela kepentingan pengusaha.

Arah kebijakan Pemrov jawa barat dan Pemkab Bekasi di Daerah Aliran Sungai Cikarang Laut Bekasi (DAS CBL) Penertiban sejumlah Bangunan Liar milik masyarakat kecil,seolah tidak berlaku untuk Komersialisasi Kepentingan Pengembang dan pengusaha.

"Terbukti,Proyek Jembatan yang di Bungkus seolah kepentingan Penghubung Antara Desa Wanajaya dan Desa Sukajaya Cibitung.namun,sarat kepentingan Pengembangan Property Milik Metland Cikarang yang membentang di daerah aliran Sungai CBL .


Proses Pekerjaan Jembatan ini mengobrak abrik DAS CBL hingga Pembuatan Tiang penyangga Jembatan Tersebut di bibir Sungai,lantas apakah Kebijakan ini melukai hati masyarakat yang rentan penggusuran yang menghuni Bantaran kali.

Pengembang Metlan Cikarang yang di Prakarsai Oleh PT Metropolitan Land Tbk ,di tuding melukai hati Masyarakat Kecil yang menghuni di Samping Pembangunan Jembatan,ada Indikasi Pemberlakuan Yang tidak mengenakkan,bahkan di tuding terjadi Diskriminasi yang dilakukan Oleh Penegak Perda Kabupaten Bekasi terhadap masyarakat supaya mengosongkan Bangunan Miliknya yang ada di samping pembangunan jembatan.

Dikatakan pemilik Bangunan yang tidak mau di publikasi namanya,"ada Desakan atau diskriminasi terhadap dirinya oleh salah satu Oknum Penegak Perda Kabupaten Bekasi,Dirinya mengaku di datangi Hanya memerintahkan Pengosongan Bangunan Miliknya,Untuk kepentingan Pengembangan Metland Cikarang.


"Saya di desak bang untuk mengosongkan lahan ini,jauh sebelum ada kebijakan pemerintah Penertiban bangunan liar di sepanjang Kali,ini mah sebelum Pemilihan Gubernur dan Bupati ,Tahun 2023 saya di desak bang,"ujar nya .

Dirinya menyimpulkan Bahwa desakan itu ada kaitan terhadap proses Pembangunan metland Cikarang,mungkin Lahan yang saya tempati Pembuatan Taman Untuk Kepentingan Mereka juga,"kesalnya.

Dirinya menyanyangkan pemberlakuan Pemerintah terhadap Masyarakat Kecil seolah melindungi kepentingan pengembang Metland Cikarang,saat ini saya mengerti kebijakan pemerintah penertiban Bangli,tapi harus sejurus tanpa Memberikan lahan ini ke pengembang Metland Cikarang.

Dikatakannya,hal yang paling miris,beredar akan ada penutupan jalan CBL selama proses Pembangunan Metland Cikarang selama 5 bulan yakni mulai tanggal 1 juni hingga Oktober 2025,bisa melumpuhkan akses masyarakat dan mengorbankan kepentingan Masyarakat secara umum,demi kepentingan Metland Cikarang , "tutupnya.

Kepala Desa Sukajaya Amang ketika diminta Penjelasannya, menyerahkan sepenuhnya persoalan ke Pihak pengembang Metland Cikarang,silahkan aja langsung bang,pemdes sukajaya tidak terlibat disitu,"ujarnya di sela sela Sosialisasi Pendataan Warga di bantaran kali CBL desa Sukajaya senin(02/06/25)

Sementara itu, Camat Cibitung Encun di konfirmasi melalui pesan WhatsApp (rabu 28/5) terkait rencana penutupan jalan CBL,belum memberikan tanggapan.

Disamping itu,"Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya dimintai keterangan nya terkait rencana penutupan akses jalan CBL,lewat pesan WhatsApp,sampai berita ini di publish belum memberikan keterangan.

Pewarta : safari bono (GTN)

Sebelumnya
Charlie Chandra Jalani Sidang Perdana, Dakwaan Jaksa Terkesan Dipaksakan Jadi Sorotan Pejuang...
Selanjutnya
Parlemen Jalanan Sultra Kembali Geruduk Kejati: Desak Pemeriksaan Kadis PUPR Dan Kadis PTSP Koltim...

Berita Terkait :