Jakarta | Gardatipikornews.com – Media Indonesia| Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang semakin dekat membuat masyarakat menuntut adanya netralitas yang harus dijaga oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indoensia (Polri). Untuk itu, pada pemilu ke lima yang telah terselenggara di era reformasi ini, Ketua Umum (Ketum)Agus Flores, meminta agar netralitas pemilu dapat terus dijaga oleh para aparat negara.
“Kita memang meminta supaya di lapangan para petugas kita, pelaksana kita, baik dari TNI, Polri, maupun dari ASN itu harus menjaga netralitas. Komitmen kita bersama,” ucap Agus Flores menjawab pertanyaan dari para awak media usai rapat harian, Kamis (16/11/2023).
Lebih lanjut, Agus Flores menjelaskan bahwa penyelenggaraan pemilu sudah menjadi agenda lima tahunan di Indonesia yang ekosistemnya sudah terbangun dengan konsep jujur, adil, dan rahasia, sehingga diharapkan dapat terselenggara dengan lancar dan kondusif.
“Pemilu kita ini kan bukan yang pertama ya, kalau nggak salah sudah ke lima kita ini. Jadi, sebenarnya kita sudah punya pengalaman dan sudah ada aturan, sudah ada komitmennya bahwa pemilu diselenggarakan dengan jujur, adil, jurdil, rahasia,” tuturnya.
Karena itu, semua petugas, aparat, ASN, TNI, Polri, semuanya sudah ada aturannya untuk bersikap netral. Dan itu juga sudah disampaikan oleh Presiden,” imbuh Agus Flores**.
Sumber : (fadil) ( FRN. Red@ksi.gtn.com)