Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Mencegah Dbd Merebak Pemdes Cogreg Kec Parung Laksanakan Fogging Digerakkan Kadus 04 Sumantri Dan Puskesmas Cogreg

by Gardatipikornews.com
26 November 2025 - 119 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Fogging merupakan upaya untuk memutus rantai penularan penyakit DBD, melalui penyemprotan asap atau kabut yang mengandung insektisida ke udara dan kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kp. Kandang Rt.002/Rw. 05 Desa Cogreg Kec. Parung Kab. Bogor.

Pelaksanaan fogging pada hari ini, Selasa 25 November 2025 dan digerakkan oleh Kadus 04 Sumantri bersama Ketua Rt. 02/Rw. 05 Nalih dan Pkm Cogreg Fachrudin. Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna merupakan salah satu dari 9 kepala desa di Kec. Parung yang peduli dengan kesehatan warganya, dengan gercep menugaskan aparatnya untuk memberantas penyakit Dbd dan cikungunyah dengan melakukan fooging.

Kadus Sumantri mengingatkan kepada warga Desa Cogreg khususnya di wilayah Dusun 04 bahwa kegiatan fogging ini sangat besar dalam menjaga kesehatan masyarakat, penyemprotan insektisida mampu membunuh nyamuk dewasa yang menjadi vektor penular penyakit demam berdarah dengue. 

Fachrudin dari Puskesmas Cogreg kepada awak.Gardatipikornews.com juga menuturkan, ia mengharapkan dengan adanya kegiatan fogging ini tidak ada lagi penularan penyakit DBD. Tapi perlu diketahui bersama bahwa penyemprotan ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja, sedangkan telur dan larva nyamuk tidak bisa mati melalui tindakan pengasapan. Dengan demikian, peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus di lingkungan rumah masing-masing sangat diperlukan, hal ini sebagai upaya dalam pencegahan penyakit Dbd.

Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar

Sebelumnya
Mahasiswa Asal Dompu Ditangkap Usai Tusuk Rekannya Di Kos Kekalik...
Selanjutnya
Miliaran Rupiah Kerugian Keuangan PT Angkasa Pura II Dan Indikasi Dua Kegiatan Fiktif Jadi Temuan...

Berita Terkait :