Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kisruh pesan WA "Gianyar aman" bocor, Setelah Viral Pencabutan Baliho Saat Kunjungan Presiden Jokowi.

by Gardatipikornews
07 November 2023 - 395 Views
Gianyar, Bali |

Gardatipikornews.com


  - Kunjungan kerja Presiden Jokowi ke kabupaten Gianyar 31 Oktober 2023 Pukul 11.00 WITA di Desa Batubulan Gianyar, terkait dengan pencabutan baliho dan bendera partai saat kedatangan beliau dan bocornya pesan WA seluruh prebekel dan lurah dengan nama group Aman menjadi viral di kalangan masyarakat dan pejabat daerah maupun pusat. Dalam isi percakapan tersebut yang di duga mantan Bupati Gianyar Agus Mahayastra meminta Prebekel dan Lurah yang ada di 8 desa yang menerima bantuan agar tidak hadir ke balai Budaya batubulan. Dalam kesempatan ini Prebekel Batubulan Dewa Gede Sumertha ketika ditemui wartawan siang tadi di kantornya mengatakan pada saat itu beliau tidak memperhatikan handphone dan WA group mengingat masyarakat sudah hadir di lokasi acara pukul 06.30 wita dan sangat antusias ingin bertemu dengan Presiden Jokowi. Terkait dengan beredarnya pesan singkat tersebut, diiyakan memang ada pesan tersebut yang diduga mantan Bupati Gianyar Agus Mahayastra yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Gianyar meminta warga penerima bantuan tidak hadir pada hari tanggal 31 Oktober 2023 .Sedangkan untuk pemasangan Baliho dan bendera partai tertentu Dewa sumerta memberikan ijin dengan lisan dan didapati sudah terpasang sehari sebelum kedatangan orang nomber satu Indonesia dan setelah di konfirmasi kepada pemasang atribut itu merupakan bentuk rasa gembira dan senang atas kedatangan Presiden jokowi di kabupaten gianyar; ujar Perbekel Batubulan Gianyar. Sebagai prebekel Batubulan tidak terpikir sama sekali untuk melarang warganya untuk tidak hadir justru beliau sangat senang daerahnya bisa dikunjungi apalagi antusias masyarakat Batubulan untuk bertemu presiden Jokowi. Sampai berita ini diturunkan, masih banyak terlihat baliho dan bendera dari partai tertentu yang masih terpasang di wilayah Batubulan dan menurut keterangan Dewa Sumertha semestinya yang memasang punya inisiatif untuk menurunkan sesuai intruksi dari bawaslu RI bahwa alat peraga baru diperbolehkan setelah tanggal 28 November 2023. Dalam kunjungan kerja kali ini Presiden Jokowi juga mengunjungi Smkn 3 Sukawati, mengecek komoditi di pasar bukan dan meresmikan pembukaan word hydropower congresa di Nusa Dua Bali. Pewarta :Kencana dewi
Sebelumnya
UMKM Desa Cibeuteung Muara Meriahkan Dan Ikut Partisipasi Kegiatan Saba Desa Bupati Bogor 2023 Di...
Selanjutnya
Pemerintah Pusat dan daerah bersama DPR diminta agar lebih bersungguh-sungguh untuk mensupport dan...

Berita Terkait :