Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Keluarga Penerima Manfaat Desa Cogreg Kec Parung Menyambut Dengan Antusias Penyaluran Blts Berjalan Kondusif

by Gardatipikornews.com
27 November 2025 - 109 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Pemerintah Indonesia telah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) senilai total Rp 900.000 untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap sejak bulan Oktober 2025 dan berlanjut sepanjang November hingga akhir Desember 2025. 

Hari ini, Kamis 27 November Pukul. 09.00 Pemdes Cogreg Kec. Parung didatangi 1024 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sehingga aula kantor desa yang luas itu menjadi terasa sesak.

Petugas Pos Indonesia hadir untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara sejumlah Rp. 900.000,-/ Kpm, dibantu oleh aparatur desa: Ahmad Lubis, Titin Kartika, Ebiet, Lpsm: Kia, Nurhasanah, Ketua Rt/Rw, Kadus H. Sukendar, Kadus Sumantri dan Linmas.


Walaupun Pemdes Cogreg sudah mengatur sistem penyaluran BLTS, namun warga tidak memahaminya sehingga terjadi penumpukan dan antrian panjang. Padahal Kpm tidak harus khawatir kehilangan haknya karena undangan pengambilan sudah ia pegang.

Kasi Kesra Ahmad Lubis yang akrab dipanggil Acung menuturkan kepada awak media GTN, bahwa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus menunjukkan uang Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Tahun 2025 diberikan kepada keluarga berpendapatan rendah yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebesar Rp 300.000,-/bulan untuk periode Oktober hingga Desember dengan total dana yang diterima mencapai Rp. 900.000,-.

Manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat antara lain membantu memenuhi kebutuhan pokok, menjaga daya beli, memperkuat jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan, serta meningkatkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan. Program ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan meningkatkan konsumsi rumah tangga dan membantu masyarakat bertahan dalam situasi ekonomi sulit, pungkas Kasi Kesra Acung.

Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar

Sebelumnya
Pengajian Rutin Bulanan Syahriahan, Adakan Maulid Nabi SAW 1447 H Di Gor Desa Langensari Tanamkan...
Selanjutnya
Jembatan Koto Buruak Ambruk, Akses Warga Terisolasi Bupati JKA Minta Warga Segera Waspada Dampak...

Berita Terkait :