Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kapolsek Sukahaji Hadiri Rapat Koordinasi Tentang Kebijakan Penanggulangan KLB Polio

by Gardatipikornews
01 April 2023 - 360 Views
Majalengka] Gardatipikornews.com//  Kapolsek Sukahaji Polres Majalengka AKP Rudy Djunardi Menghadiri Gelar Rapat Koordinasi Tentang Kebijakan Penanggulangan KLB Polio cVDPV2 di Provinsi Jawa Barat oleh UPTD Puskesmas Sindang, bertempat di Aula Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka. Jumat (31/3/2023). Rapat kordinasi ini di hadiri oleh Camat Sindang Venny Viktorudien, Kapolsek Sukahaji AKP Rudy Djunardi, Kapolsubsektor IPTU Baban Kurbandi, Danpos Sindang Lettu Edi, Bhabinkamtibmas, Bidan Desa dan Kepala Desa Se Kecamatan Sindang Peningakatan Cakupan imunisasi rutin pada anak, terutama utk cakupan imunisasi polio OPV dan IPV, memantau dan mengitensifikan pelaksanaan surveilans polio lingkungan oleh posyandu oleh Muspika Kecamatan Sindang. Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi melalu Kapolsek Sukahaji AKP Rudy Djunardi mengajak agar kepada pihak yang terkait agar berkolaborasi kepada lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dan mendukung upaya surveilans dan agar selalu mengingatkan kepada target sasaran yang melaksankan imunisasi akan pentingnya pemberian polio pada umur 0-5thn. Agar selalu mengingatkan kepada masyarakat bahwa Polio dapat di tularkan melalui lingkungan yang tercemar tinja yg mengandung virus polio seperti masih ada penduduk yg menerapkan BAB terbuka (disungai), sehingga air sungai di pakai sebagai sumber aktivitas penduduk, termasuk tempat bermain anak-anak dan virus polio juga dapat bertahan hidup selama beberapa waktu di air dan tanah, terutama dalam suhu dingin dan tidak ada paparan langsung dari sinar matahari."tuturnya. Pewarta-Agung@GTN
Sebelumnya
Wakili Kapolres Majalengka, Kasat Samapta Polres Majalengka Pimpin Apel Pagi di Bulan Suci Ramadhan...
Selanjutnya
Kasi Propam dan Kanit Regident Besuk Kasat Intelkam Yang Alami...

Berita Terkait :