“Media pembelajaran dalam pendampingan membaca dasar menjadi sangat penting. Media akan membantu proses transfer ilmu kepada Adik-adik dampingan” Ucapnya pada saat memandu diskusi Ngopi seduhan ke 5 yang diselenggarakan secara hybrid atau secara online dan offline, ahad 31/07/2022
Pemateri Rifki seorang fotografer, editor dan design menekankan supaya media pembelajaran yang akan di ajarkan dalam proses pembelajaran hendaknya memperhatikan kondisi geografis, model belajar, hal yang sukai, dan memperhatikan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik anak-anak.
“Media pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan kondisi geografis, gaya belajar, hobi dan tingkat kemampuan Adik-adik” Jelasnya
Pemateri Muhammad Hifmi seorang yang memiliki latarbelakang seorang penulis, entrepreneur, owner move media dan seorang dosen menjelaskan dengan adanya kurikulum merdeka belajar mengharuskan untuk terus belajar sepanjang hayat dan mampu memanfaatkan platform media pembelajaran yang disediakan oleh kemndikbud untuk media pembelajaran bagi anak-anak.
“Belajar bisa menyenangkan terlebih dengan hadirnya kurikulum merdeka, dimana mengharuskan untuk mengupgrade ilmu baik secara pedagogic, professional, pribadi maupun social, ada beberapa platform yang berpihak pada pembelajaran yang menantang dan mengasyikkan diantaranya adalah pemenfaatan quizizz.com, pembelajaran dengan aplikasi ini membuat siswa jauh lebih asyik dan tertantang dalam mengikuti kegiatan belajar serta membuat siswa mengalami anti bosan dan strees” jelasnya
Rencana kegiatan ini akan di tindaklanjuti dengan mengajak dan melibatkan relawan untuk mendesain media pembelajaran yang kreatif, efektif, efisien serta ramah lingkungan, melakukan uji coba media pembelajaran kepada Adik-adik dampingan, mencatat setiap masukan yang disampaikan lalu mengadakan perbaikan atau penyempurnaan, perbaikan/ penyempurnaanmedia pembelajaran dan pameran karya.
Sebagai tambahan informasi, program inovasi adalah kemitraan antara pemerintah Australia dan Indonesia yang meliputi Kemendibud, Kemenag, Bappenas dan mitra-mitra di tingkat daerah di provinsi NTB, NTT, Kalimantan Utara dan Jawa Timur yang berupaya mengidentifikasi dan mendukung perubahan dalam hal praktik pembelajaran, sistem dan kebijakan pendidikan yang secara nyata mampu mempercepat peningkatan hasil belajar siswa di bidang literasi, numerasi dan keterampilan abad-21. (inovasi.or.id) -(AA)
Pewarta : Deni a.Kaperwil NTB