Bogor | Gardatipikornews.com - Program Samisade salahsatu prgram keuangan APBD Kab. Bogor yang di utamakan untuk membamgun Desa terutama jalan desa. Agar mobilitas masyarakat desa bisa lebih lancar dan meningkatkan perekonomian masyarakat ke yang lebih baik
Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, yaitu Bupati Kabupaten Bogor, "Memberikan Program Samisade yang sangat besar satu miliar satu desa agar akses jalan desa tidak ada yang rusak lagih, tentunya program keungan yang sangat besar ini pembangunan pun harus maksimal sesuai yang di ajurkan pemerintah kab,Bogor, baik secara betonisasi ataupun pengaspalan di utamakan pembangunan dan kualitas pembangunan harus yang terbaik agar pembanguna tidak cepat rusak"tutur Iwan setiawan Bupati Bogor
Akan tatapi ada saja oknum kepala desa demi ingin meraup keuntungan pribadi malah mengurangi kualitas pembangunan jalan desa sehinga pembangunannya tidak akan tahan lama dan cepat rusak
Seperti yang terjadi di Desa Cibitung Tengah Kecamatan Tenjolanya Kab,Bogor. Dari hasil investigasi awak media kelokasi pembangunan yang mana pembangunan tersebut dibagi tiga pembangunan salah satunya pengaspalan / Hotmik jalan Desa TPT dan Draenase, Untuk pengaspalan Volume 400 M x L 2,5 M dengan ketebalan 0,1 cm untuk TPT Volume 800 M , Melihat dari tiga pembangunan tersebut Desa cibitung tengah banyak kejanggalan
Dari pembangun aspal saja mengugunakn aspal yang sudah jadi di sebut Ac Wc kantau jika di kalkulasikan dari perkubikasi aspal mengahabiskan aspal 230 ton di kali 1,100,000-,(satujuta seratus ribu rupiah) menghabiskan angaran Rp 253,000,000.00 (Dua ratus lima puluh tiga jauta rupiah ) itu pun jika menggunakan aspal yang terbaik, namun melihat pembangunan aspal /Hotmik desa cibitung tengah mengunankan aspal KW 2 /aspal yang termurah
Jika di kalkulasikan dari tiga pembanguan pengaspal TPT dan Draenase berikut Upah kerja dan pajak 12,5% itu pun menghabiskan anggaran Rp 397 ,000,000.00 (Tiga Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Rupiah) dari jumlah anggaran Rp 600,000,000.00(Enam Ratus Juta Rupiah) berarti ada CCO/uang sisa Rp 203,000,000.00 (Dua Ratus Tiga Juta Rupiah)
Ketika di Komfirmasi Siti Masitoh Selaku Kepala Desa Cibitung Tengah di rumahnya terkait pembangunan Samisade ia bilang Kami selalu nombok /rugi setiap ada pembangunan"kata kepala desa cibitung tengah
Padahal jika melihat RKPDES atau RPJMDES itupun sesuai kebutuhan pembangunan desa jika di bilang rugi dari sisimana ruginya, dari situpun ada ke untungan yang mana sudah di tuangakan di atas
Disinggung terkait kubikasi pembangunan samisade ia tidak bisa menjelaskan /ketar ketir nlpn TPK dan Sekdes untuk bisa memberikan penjelasan , malah ia dia bilang selama kami menjabat kepala desa baru kali ini ada wartawan manayakan program terlalu detil "kata kepala Desa
Lalu kami awak media Komfirmasi Adon Tajudin Selaku TPK Desa Cibitung tengah ia pun tidak bisa menjelaskan tentang perkubikasai pembangunan samisade. Pdahal adon tajudin selaku Ketua TPK tim pelaksana kegitan harusnya dia mempunya petunjuk teknis (RAB) pantas saja pelaksanaan pembangunan pun asal asalan karna tidak mengikuti petunjuk teknis
Di tempat terpisah Lsm KPAHN Komite Penyelamat Aset Harta Negara ia menegaskan , Kami akan melaporkan kepada APH Apaarat penegak Hukum baik ketipokor polda dan kejaksaan bagi Oknum Kepala Deasa jika terjadi ada penyimpangan /korupsi dana pemerintah atau uang negara "tegasnya .
( @
Mastur.Korwil Jabar GTN
)
Sebelumnya
*KARANG TARUNA KELURAHAN PENJARINGAN GELAR MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1444...
Selanjutnya
Di Duga Bantuan BOS Afirmasi Mts ASSHOHIBIYAH Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran Tidak Sesuai Juklak...