Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diduga Dana (HIBAH) Batuan Pemvrop Jabar Di SMK AGROBISNIS WIRABANGSA, Dijadikan Bancakan Oknum Kepala Sekolah

by Gardatipikornews
15 Desember 2022 - 542 Views
Bogor | Gardatipikornews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan program prioritas pembangunan, seperti Bantuan Hibah yang bersumber dari dana APBD Perubahan Tahun 2021 yang telah direalisasikan di Tahun 2022, Sementara itu,Pemprov Jawa Barat telah menetapakan 9 prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2022 diantaranya pendidikan agama dan tempat ibadah, infrastruktur konektivitas wilayah. Namun sangat di sayangkan, yang terjadi di SMK Agrobisnis Wirabangsa Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor. Utuk angaran bantuan dana hibah dari Pemprov Jabar senilai Rp 500,000,000-' diduga malah di jadikan untuk keuntungan pribadi Dari halasil investigasi kami awak media kelokasi pembangunan (RKB) Ruang Kelas Baru, SMK Agrobisnis Wirabangsa yang di danai dari Bantuan hibah pemprov Jabar senilai Rp 500,000,000-, hanya di bangun kan dua ruang kelas baru dan pembangunan asal-asalan ‌Saat di Konfirmasi, tatang Selaku Kepala Sekolah Melalui telephon Celuler ia menjawab suruh menunggu di sekolah karna kami ada pertemuan dengan pengawas Dede Taryana di SMK Avisenna tenjo"Kata Tatang Setelah kami awak media menunggu beberapa jam kemudian sang oknum kepala sekolah Tatang tidak datang juga,membohongi kami awak media , Perilaku dan sikap tatang yang suka berbohong tidak layak dan tidak pantas untuk menjadi kepala sekolah. Lalu kami mendatangi Sekolah SMK Avisenna hanya ketemu dengan pak Iwan kepala sekolah Avisenna dan pengawas KCD saja, setelah kami menanyakan Tatang, kata Iwan ia hanya menyuruh anak buah nya saja yang datang untuk pertemuan dengan pengawas dari KCD,"kata iwan Lalu kami meminta bantuan kepada iwan utuk menghubungi tatang masih tidak di jawab juga oleh tatang ,padahal sama sama kepala sekolah ,, Dan diduga kuat oknum kepala sekolah Agrobisnis Wirabangsa Tatang, Tidak mau terbongkar dengan kebokbrokannya. Seperti halnya pelaksanaan pembangunan yang di lakukan oleh pihak kepala sekolah dan komite sekolah, namun sangat di sayangkan oknum kepala sekolah tidak ada keterbukaan dengan para pengelola pembangunan sehingga pembangunannya asal asalan ,,salah satu contonya penggunaan besi yang seharunya menggunakan besi setandar nasional /besi 16-14 malah sang oknum kepala sekolah Tatang menggunakan besi 10 banci dan cincin kawat katagori 0,4. Mau bagai mana pembangunan kokoh atau kuat dan tahan lama sehinga untuk pembangunannya pun asal-asalan. Pantas saja melakukan pembangunan asal asalan dari imformasi sumber yang kami dapat kan uang Rp 500,000,000-,yang seharunya di bangunkan dengan utuh semua malah di wajibkan 30% untuk di setorkan kepada pihak penggiring, yang sudah komitmen awal pihak kepala sekolah dan pinggiring /pengajuan untuk mendapatkan pembangunan di sekolah"ucap sumber Jika terjadi seperti seperti ini sang oknum kepala sekolah bagai mana untuk membuat laporan peng'SPJ'an kepada pihak pemerintah baik daerah atau pemprov jabar Di tempat terpisah Kepala Dinas pendidikan Jabar menegaskan "jika ada pelaksanakan pembangunan yang tidak mengacu keada setandar nasional, maka pihak kepala sekolah harus menanggung rosiko atau membongkar kembali "tegasnya H.Dedi Supandi,S.STP,.M.Si.Kadis dik jabar Menanggapi hal tersebut Lsm Malipol, Masyarakat Peduli Kepolisian Leo Guntur SH.MH pihaknya akan melaporkan perbuatan oknum kepala sekolah SMK Agrobisnis Wirabangsa Kepada APH Kejati Jabar Maupun Polda Jabar "Karana perbuatan oknum Kepala Sekolah SMK Agrobisnis Wirabangsa Bapa Tatang, sangat merugikan uang negara / uang rakyat "tegasnya (

Pewarta : Mastur Korwil Jabar


)
Sebelumnya
Rencana Aksi tawuran antar geng motor di Warungkiara Sukabumi digagalkan Polisi, dua anggota geng...
Selanjutnya
Jalan Propinsi Jampang Tengah Kab. Sukabumi, Membutuhkan Perhatian Khusus...

Berita Terkait :