Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diduga ada indikasi Pengurangan Volume kegiatan jalan Padat Karya Lrg,Melati 2 Kel, Talang jambe kec, Sukarame Kota Palembang

by Gardatipikornews
05 Juli 2024 - 1024 Views

PALEMBANG || Gardatipikornews.com  - 

Rekonstruksi pembuatan saluran Air jalan padat Karya Lrg Melati 2 Kel Talang jambe kec Sukarame bebas tanpa Pengawas Alhasil Pengerjaannya Diduga Keras tidak sesuai sepek/metode Pelaksanaan.Rabu (3/6) pelaksanaan rekonstrusi Pembuatan saluran Air jalan padat Karya Lrg Melati 2 Kel Talang jambe kec Sukarame kota Palembang diduga keras banyak menabrak metode pelaksanaan baik dari awal pemasangan batu kali penahan tanah pemasangan batu kali yang sekedar nya sajah,pemadataan badan jalan sampai pemasangan yang sangat diduga tidak sesuai spesifikasi, perlu grak kaki pejabat PU PR PSDA Kota Palembang,bidang PSDA agar melangkah turun ke lokasi untuk meninjau kinerja CV, DHELLIA MANDIRI sebagai pelaksana anggaran negara sebesar Rp, 198.700.000 dari hasil pajak rakyat yang harus di rasakan rakyat bukan untuk di jadikan ajang korupsi oleh oknum kontraktor pelaksana konstruksi,pasalnya”banyak dugaan-dugaan Mark,up di sana. Terakhir di temukan awak media pada selasa Rabu (3)6) saat pekerjaan berjalan, tidak di temukan konsultan pengawas maupun kontraktor pelaksana menimbulkan dugaan akan terjadinya tabrak aturan dalam metode pelaksanaan,benar sajah”ketika di amati volume tinggi terpantau saat di cek ukur team investigasi dilapangan ada sajah yang tidak sesuai akibat tidak adanya pengawasan yang benar menjadikan kebebasan para pekerja melakukan teknis pemasangan batu kali yang tidak mungkin tejamin kualitas mutu dalam pekerjaan Di lokasi hanya ada mandor Beranisial (firman) sebagai pemandu namun terlihat hanya duduk-duduk sajah diduga tidak memahami atau sengaja melakukan pembiaran pemasangan yang asal jadi tanpa mengecek pemasangan bakisting yang tidak mengimbang antara kanan dan kiri untuk mendapat volume tinggi yang diduga akibat perataan/pemadatan dari batu kali yang minim mengakibatkan hasil ketebalan pelesteran jadi tipis. Pembuatan Saluran Air yang di harapkan masyarakat sebagai pasilitas umum”seharusnya pada saat pengerjaan berjalan pihak konsultan pengawas ada di lokasi bagaimana bisa berjalan baik kalau tidak ada pengawas”kami sebagai warga berharap pembangunan tersebut ini berjalan lancar dan hasilnya memuaskan sesuai harapkan bersama, ujar, warga. Kalau memang pelaksanaan ini tidak sesuai spek kami minta dinas PU PR PSDA Kota palembang BPK RI Tipikor Polda Sumsel dan pihak kejaksaan tinggi Sumsel terkait turun meninjau pekerjaan ini, jangan sampai anggaran yang nilainya Ratusan juta rupiah ini tidak terealisasikan dengan baik dan benar”bukan untuk di jadikan ajang bisnis oknum pemborong Meri demi kantongnya sendiri,tambah salahsatu warga yg tidak ingin di sebut nama. Sementara dari pihak pelaksana CV.DHELLIA MANDIRI dan pihak konsultan juga dari kepala bidang PU PR PSDA Kota palembang,belum ada yang bisa memberikan komentar atau penjelasan tentang hal itu. ( @Red@ksi.gtn.com  )
Sebelumnya
Warga cimande Tarikolot Antusias Gotong Royong Bersihkan Puin Puin Rumah...
Selanjutnya
Tindak Lanjut Pemberitaan Sebelumnya yang Viral , Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Akhirnya...

Berita Terkait :