Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

BRIPKA Luthfi, Bhabinkamtibmas Desa Karangjaya Sisishkan Gajinya Untuk Bangun Madrasah Serta Jalan Lingkungan Dan MCK

by Gardatipikornews
10 Juni 2025 - 143 Views

Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Bripka Luthfi Herdiansyah, Bhabinkamtibmas Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang sempat viral membangun ulang atau merenovasi Madrasah merangkap Musollah di Kampung Ciwangun, Desa Karangjaya, menggunakan dana pribadinya dengan menyisihkan gajinya. Kini kembali membangun sarana Mandi Kencing Cebok (MCK) dan jalan lingkungan menuju madrasah Bhabinkamtibas.

Bhabinkamtibmas Desa Karangjaya, Bripka Luthfi Herdiansyah mengatakan tujuan membangun fasilitas umum jalan lingkungan dan MCK sekitar Madrasah.


"Tujuannya untuk membuat anak-anak makin nyaman saat musim hujan menuju madrasah, dan MCK biar tidak jauh kalau mau wudhu, "Kata Bripka Luthfi Herdiansyah kepada awak media, Selasa (10/6/2025).

Luthfi menjelaskan jarak dan panjang jalan lingkungan dibangun menuju Madrasah Bhabinkamtibas, kondisinya sebelum dibangun sangat memprihatinkan.

"50 meter bikin jalan ke Madrasah Bhabinkamtibas dicor menggunakan dana seadanya," jelas Luthfi.

Dikasahkan pula oleh Luthfi, kondisi alam Kampung Ciwangun, terutama sekitar Madrasah, merupakan tanah berkarang dan bebatuan, bilamana musim kemarau tiba, warga sangat kesulitan air bersih.


"Musim kemarau sangat sulit sekali air dilokasi Madrasah, harus ngebor biar dapat air bersih yang layak. Sampai saat ini belum melakukan pengeboran karena masih terkendala dana," jelasnya.

Adapun disaat musim hujan, kondisi jalan lingkungan hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua sangat licin bila hujan mengguyur.

"Sekitar Madrasah masih tanah merah. Jadi kalau hujan, anak-anak sangat hati-hati karena jalannya licin," pungkasnya.

Dibangunnya kembali madrasah merangkap musollah yang sebelumnya kondisi sangat memprihatinkan dan terlihat tidak layak. Namun warga sekitar tetap memaksa menggunakan kegiatan belajar agama dan majelis demi kebutuhan bimbingan agama. Warga sangat berterimakasih atas dibangunya kembali Madrasah dan MCK serta jalan lingungan menuju Madrasah sangat terasa kehadiran polisi ditengah masyarakat yang membutuhkan.

Sumber : Iqbal Bakar).

( @Sumardi GTN**

Sebelumnya
Diduga Depresi, Seorang Laki-laki Ditemukan Meninggal Di Kamar, Diduga Gantung Diri...
Selanjutnya
Penyerahan 149 SK CPNS Formasi Tahun 2024 Oleh Walikota...

Berita Terkait :