Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

BMI Kucurkan Bantuan Rumah Gratis Di Desa Cibentang Kecamatan Ciseeng Disaksikan Kades Hasanudin Dan Presiden Direktur Koperasi BMI Group

by Gardatipikornews
24 Juni 2022 - 233 Views
Bogor | Gardatipikornews.com – Mimin tiba-tiba terkejut, namanya dipanggil untuk maju ke depan. Di depan puluhan pasang mata tamu undangan menantinya.(Kamis, 23 Juni 2022). Mimin adalah anggota Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI). Ia juga sebagai ketua rembug pusat Tomat yang masuk pelayanan Kopsyah BMI Cabang Ciseeng. Namanya dipanggil langsung oleh Presiden Direktur Koperasi BMI Group Kamaruddin Batubara. ”Bu Mimin, apa perbedaan Kopsyah BMI dengan yang lain,?" tanya pria yang karib disapa Kambara itu. Hening sejenak, Mimin seperti kebingungan. Sembari tersenyum ia memberi isyarat kepada Muhammad Saeful, Manajer Kopsyah Cabang Ciseeng, seperti menanyakan mengapa tak ada briefing seperti itu. Isyarat itupun ditanggap Saeful dengan isyarat tangannya, mempersilahkan Mimin untuk menjawab. Presdir Koperasi BMI Grup Kamaruddin Batubara menegaskan kehadiran Kopsyah BMI di Desa Cibentang Kecamatan Ciseeng adalah meningkatkan ekonomi warga bersama-sama. ”Kopsyah BMI itu berbeda pak. BMI tidak hanya datang ke kami untuk membantu kami mendapatkan modal usaha saja, tapi juga membawa misi sosial, seperti membangun rumah buat Ibu Romlah. Setiap minggu, petugas dari BMI membawa kencleng infaq, yang akhirnya kami tahu infaq itu nantinya untuk membantu saudara-saudara kita yang kesusahan,” jawabnya dengan lugas yang segera disambut tepuk tangan mereka yang hadir. Hari itu, Mimin dan anggota rembug Pusat Tomat tengah dirundung kebahagiaan,. salah satu anggotanya, Romlah (68 tahun) mendapatkan rumah gratis dalam program Hibah Rumah Siap Huni (Kopsyah BMI). Presdir Koperasi BMI Group Kamaruddin Batubara yang langsung datang menyerahkan HRSH ke 365 itu kepada Romlah. Disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat, Kades Cibentang Hasanuddin dan masyarakat Desa Cibentang. Anggota RP Tomat paham betul bagaimana kehidupan Romlah dan keluarganya. Rumahnya jauh dari kata layak. Di rumah yang di huninya hampir 30 tahun, Romlah dan suaminya Acing bertahan dari teriknya panas dan dinginnya hujan. Sebetulnya pasutri ini sudah tidak nyaman dengan kondisi tersebut, namun apalah daya kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan memaksa mereka untuk bertahan. Romlah berjualan gorengan keliling kampung. Namun tidak setiap hari. Ia hanya berjualan Hari Sabtu, Minggu dan Senin. Alasannya, sebagian keuntungan dari hasil jualan gorengan ditabung di hari Senin kepada staf lapang Kopsyah BMI. Data terbaru, simpanan sukarelanya mencapai Simpanan Sukarela Rp.599.579. ”Setiap minggu, Bu Romlah menyimpan Rp50 ribu. Jika butuh, ia mengambil simpanannya dan seminggu ke depan disimpan lagi. Dan sampai sekarang Bu Romlah hanya anggota penyimpan saja dan rajin mengikuti rembug pusat,” terang Manajer Cabang Ciseeng Muhammad Saeful. Alhamdulillah, senyum dan tawa kebahagiaan mengembang usai gunting pita HRSH Kopsyah BMI Unit ke 365 di Desa Cibentang, Ciseeng, Kabupaten Bogor. ”Itulah anggota yang tahu diri. Ia mampu mengukur kemampuannya. Ibu Romlah sadar akan penghasilannya, makanya ia menabung. Bukan pinjam sana, pinjam sini. Kemudian saat dimintai amanahnya, si ibu malah marah-marah terus mengadu ke RT sampai Kapolres karena tidak bisa mengukur kemampuan. Tapi pas cair, jangankan kapolres, Pak RT saja nggak tahu,” kata Kambara. Kambara mengatakan, Kopsyah BMI menjadikan menabung sebagai salah satu dari 5 instrument Model BMI Syariah yang terus menerus dikembangkan untuk membuat anggota semakin meningkat kesejahteraannya. Lima instrument ini adalah sedekah, pinjaman, pembiayaan, simpanan (tabungan) dan investasi. BMI hadir di Desa Cibentang ini, agar sama-sama berjuang meningkatkan ekonomi agar lebih baik. Karena Kopsyah BMI adalah koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah. Ada simpannya, bukan pinjam-pinjam. Jadi menabung itu harus dipaksa. Kita ada Gemaseri atau Gerakan Menyimpan Seribu Sehari untuk membangun ekonomi keluarga,” papar

Pewarta : Agustion Kordinator GTN 


Sebelumnya
Kepala Desa Bukit Batu Jalur 31 Kecamatan Air Sujian, Kabupaten Ogan Komering Ilir Bersama...
Selanjutnya
PKBM KDE Bandung Teken MoU Dengan Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Sukabumi, PKBM Depary Desak...

Berita Terkait :